Dewan Pers

Dark/Light Mode

Pengaspalan Ulang Di Sirkuit Mandalika Rampung Lebih Cepat Dari Target

Sabtu, 12 Maret 2022 11:16 WIB
Presiden Komisaris PT PP Andi Gani Nena. (Foto: Ist)
Presiden Komisaris PT PP Andi Gani Nena. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Komisaris PT PP Andi Gani Nena Wea memastikan pengaspalan ulang (resurface) asphalt di area maintrack Sirkuit Mandalika dengan total panjang 1,6 kilometer telah selesai.

Pekerjaan resurfacing dilakukan selama 5 hari mulai tanggal 5-9 Maret 2022. Penyelesaian tersebut lebih cepat dari yang ditargetkan, yaitu pada 10 Maret 2022.

"Seluruh proses berlangsung lancar dan kami dapat menyelesaikannya lebih awal dari waktu yang dijanjikan," katanya, di Jakarta, Sabtu (12/3).

Berita Terkait : Waskita Targetkan Tol Terbanggi Besar-Kayu Agung Rampung Sebelum Lebaran

Andi Gani menegaskan, kualitas aspal Sirkuit Mandalika merupakan yang terbaik. "Kami merespons keluhan pembalap saat tes pramusim. Secara garis besar kualitas perbaikan aspal sudah sangat maksimal dan siap digunakan untuk gelaran MotoGP pada 18- 20 Maret 2022 mendatang," tuturnya.

Dijelaskannya, pengaspalan ulang dilakukan mulai dari tikungan 16,5 hingga 5,5 atau sekitar 17,5 persen dari total lintasan sirkuit yang sepanjang 4,31 kilometer tersebut. Proses pengaspalan ulang terdiri atas tiga lapisan.

Lapisan pertama, ada Wearing Course. Lapisan tersebut terdiri dari Stone Masthic Aspalt yang merupakan bahan campuran aspal dan digunakan untuk melapisi permukaan aspal. Lapisan aspal ini diklaim bisa memperkuat struktur lapisan permukaan lintasan agar tetap kuat.

Berita Terkait : Bahas Penanganan Kasus Bentrok Antar-Prajurit, Andika Minta Cepat Dibereskan

Pada lapisan kedua, kata Andi Gani, ada Asphalt Concrete. Lapisan tersebut memiliki ketebalan dan ridigitas yang cukup untuk mengurangi tegangan akibat beban lalu lintas yang akan diteruskan ke lapisan di bawahnya.

Sementara pada lapisan ketiga, ada Base Course. Lapisan tersebut merupakan aspal bawah yang berfungsi untuk memperkuat struktur lintasan utama. Lapisan ini menggunakan batuan yang berasal dari Lombok Utara, Lombok Timur, serta Palu.

Tak selesai pada tahap pengaspalan, Andi Gani menjelaskan, dibutuhkan proses perawatan agar pada saat penyelenggaraan MotoGP, Sirkuit Mandalika tetap prima.

Berita Terkait : Ditjenpas Kemenkumham: Bulan Ini, Angelina Sondakh Keluar Dari Penjara

Pertama, Density Test (tes kepadatan aspal). Pengujian secara tidak langsung dilakukan di laboratorium sementara, pengujian langsung di atas permukaan aspal. Tes ini dilakukan untuk mendapatkan angka properties aspal yang telah terhampar.
 Selanjutnya