Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Gagal Juara Liga 1, Robert Alberts Siap Songsong Piala AFC
Minggu, 27 Maret 2022 13:03 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Gagal juara Liga 1, Pelatih Persib Robert Alberts tetap merasa senang karena berhasil menjadi runner-up dan meraih satu tiket ke Piala AFC tahun depan.
Maung Bandung memastikan diri ke Piala AFC setelah mengakhiri kompetisi sebagai peringkat kedua meski masih menyisakan satu pertandingan.
Dari hasil imbang tersebut, Pangeran Biru mengantongi 68 poin. Poin itu tak akan bisa dilampaui baik oleh Arema FC dan Bhayangkara FC.
Baca juga : Pedagang & Pengusaha Daging Bantah Ketersediaan Kosong Di Pasaran
Pangeran Biru unggul atas The Guardian dilihat dari selisih gol setelah secara head-to-head kedua tim saling mengalahkan dalam dua pertemuannya musim ini.
Meskipun runner-up bukan target yang diharapkan sejak awal, pelatih Persib, Robert Alberts mencoba melihat sisi positif dari hasil kerja keras tim selama ini. Sebab baginya, Piala AFC tetap menjadi kado indah untuk hari jadi Persib yang diperingati bulan ini.
Persib terakhir tampil di Piala AFC pada tahun 2015. Kembali je kompetisi level Asia adalah sebuah kebanggaan lain bagi Pangeran Biru dan berharap dapat prestasi terbaik di usia yang ke-90, tahun depan.
Baca juga : Robert Alberts Nggak Puas Persib Menang 2-0 Lawan PSM Makassar
“Kami masuk ke AFC Cup setelah sekian lama tidak main di sana. Saya sangat apresiasi hasil kami bisa meraih posisi kedua dan AFC Cup,” kata pelatih asal Belanda tersebut.
Ambisi untuk tetap berada di turnamen internasional pun sudah disuarakan Robert. Kompetisi musim ini masih menyisakan satu laga, namun ia dan timnya akan bekerja keras meraih prestasi terbaik dan kembali ke AFC Cup tahun berikutnya.
“Saya ingin sekali punya tren selalu main di AFC Cup,” pungkasnya.
Baca juga : Robert Alberts Gondok Persib Ditahan PSIS Semarang
Mengenai pertandingan melawan Persik, Robert mengatakan, para pemainnya gugup sehingga tak bisa tampil dengan kemampuan terbaiknya. Skuad Pangeran Biru tak cukup menguasai permainan untuk membuat gol.
"Kami memulai pertandingan dengan gugup. Itu membuat pertandingan berjalan di luar kendali. Kami sudah sampaikan, Persik adalah tim kuat dalam hal penyerangan. Jadi, kami berusaha untuk tidak menganggap mereka sebelah mata tapi masih saja, kami sering kehilangan bola," jelasnya. [IPL}
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya