Dewan Pers

Dark/Light Mode

Barca Jeblok, Nasib Xavi Di Ujung Tanduk

Jumat, 29 April 2022 09:39 WIB
Pelatih Barcelona, Xavi Hernandez. (Foto : Ist)
Pelatih Barcelona, Xavi Hernandez. (Foto : Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kursi kepelatihan Xavi Hernandez di Barcelona baru seumur jagung atau belum genap satu musim, tapi sudah muncul isu tak mengenakkan.

Belakangan, muncul gosip jika Presiden Barca Joan Laporta berencana memecat Xavi akhir musim nanti. Dia ragu dengan kualitas eks Barca dan timnas Spanyol itu.

Diketahui, Xavi baru menjabat sebagai entrenador Barcelona medio November 2021 usai dirinya bercerai dengan Al Sadd.

Dia hadir di Camp Nou untuk menggantikan posisi Sergi Barjuan yang jadi pelatih sementara setelah Ronald Koeman dipecat Barca.

Berita Terkait : Cek Harga Sembako, Puan Berpotensi Besar Didukung Suara Emak-emak

Angin segar pun terasa di bulan kedatangan Xavi. Ia yang terkenal dengan gaya tiki takanya dengan cepat merubah gaya permainan Barca. Sejurus dengan itu, penampilan Los Cules pun ikut terdongkrak.

Tak cuma itu, beberapa waktu lalu Barcelona dengan permainan khas Xavi mampu melukai rival abadinya, Real Madrid. Gawang Los Blancos diberondong Pedri dan kolega dengan gelontorkan 4 gol tanpa balas.

Padahal laga dilangsungkan di Santiago Bernabeu. Laga itu seolah meneguhkan kebangkitan Barca yang sempat terseok-seok selama beberapa musim ke belakang.

Sayang euforia itu perlahan memudar seiring jebloknya penampilan Barca belakang ini. Dalam empat partai berturutturut, Barca digebuk lawannya. Catatan jeblok itu kabarnya membuat Laporta mulai ragu dengan kinerja Xavi.

Berita Terkait : Jenderal Andika Berduka Lagi

Isu ini pertama kali diberitakan media lokal Fichajes. Dalam laporannya, jika Laporta berniat mendepak Xavi, meskipun pria asal Spanyol itu baru seumur jagung menukangi Tim Catalan itu. “Penunjukan Xavi Hernandez bukanlah keinginan dari Laporta melainkan Almany. Laporta tidak pernah menginginkan Xavi menjadi pelatih Barca,” tulis Fichajes.

“Andai Xavi meraih hasil buruk pada akhir musim, Laporta tentu tak segan memecat Xavi. Apalagi bila Barca gagal meraih tiket Liga Champions,” imbuh tulisan itu.

Laporan itu juga menceritakan, saat ini Laporta telah memerintahkan lingkaran terdekatnya untuk menemukan solusi lain untuk bangku cadangan Xavi.

Dia tidak akan mendengarkan lagi masukan dari Alemany terkait nasib Xavi di kursi kepelatihan. “Yang jelas, tiket Liga Champions harus didapat Barca. Jika tidak, Xavi akan dipecat meski pernah mengukir sejarah sebagai pemain.”

Berita Terkait : Pegadaian Ajak Nasabah Jadi 'Sultan'

Saat ini, Barca memang harus bersaing ketat jika masih ingin finish di posisi 4 besar alias zona Liga Champions. Hal itu bukan tanpa alasan karena dua tim terdekat, Atletico Madrid dan Sevilla menguntit di belakang Barca dengan selisih 1 poin saja.

Artinya, jika Barca terpeleset, bukan tidak mungkin posisi Los Cules akan melorot. Terlebih Real Betis yang menempati papan kelima siap menelikung Barca. [DNU]