Dewan Pers

Dark/Light Mode

Juara Liga Konferensi Eropa

Serigala Cetak Sejarah Baru

Jumat, 27 Mei 2022 07:00 WIB
Pemain AS Roma angkat trofi juara. (Foto: Getty Images).
Pemain AS Roma angkat trofi juara. (Foto: Getty Images).

RM.id  Rakyat Merdeka - Klub Italia, AS Roma, berhasil mencetak sejarah baru. Untuk pertama kalinya I Lupi atau Serigala Ibu Kota sukses menggondol trofi Piala Liga Konferensi Eropa 2021/2022, setelah mengalahkan klub asal Belanda, Feyenoord Rotterdam 1-0 di Arena Kombetare, Tirana, Albania, dini hari kemarin.

Pertandingan berlangsung sengit. Tim asuhan Jose Mourinho mendominasi permainan sejak menit awal. Akan tetapi, Feyenoord Rotterdam beberapa kali mampu memberi perlawanan dengan menebar ancaman ke gawang klub Ibu Kota Italia tersebut.

Gol tunggal AS Roma dicetak Nicolo Zaniolo pada menit ke-32. Dengan kemenangan ini, AS Roma meraih trofi pertama sejak 2008 dan gelar pertama dalam kompetisi Liga Konferensi Eropa sejak.

Berita Terkait : AS Roma Juara UEFA Conference League, Mourinho Cetak Sejarah

Gelar tersebut menambah pundi-pundi kesuksesan Mourinho. Sebelumnya, Mourinho meraup kejayaan bersama Inter Milan (2010) dan FC Porto (2004) di pentas Europa Champions League (UCL). Sisanya 1 piala Europa League (UEL) dengan Manchester United pada tahun 2017 dan UEFA Super Cup bersama Barcelona di musim 1998.

“Hal hebat dalam karier saya adalah, selain Liga Europa bersama MU, melakukannya bersama Porto, Inter Milan, dan AS Roma sangat, sangat, sangat istimewa,” kata Mourinho, seperti dilansir Sky Sports.

“Gelar ini terasa benar-benar istimewa. Saya diberitahu, Sir Alex (Ferguson) dan Giovanni Trapattoni memenangkan trofi dalam tiga dekade yang berbeda.

Berita Terkait : Buru Gelar Bergengsi

Itu membuat saya merasa agak tua, tapi ini bagus untuk karier saya,” tandasnya. Itu merupakan akhir yang bagus untuk musim pertamanya di Ibu Kota Italia untuk Mourinho, setelah membawa timnya finish di urutan keenam di Serie A musim ini.

Pelatih asal Portugal itu tidak memiliki rencana untuk mencari tantangan baru, karena dia sudah melihat musim depan bersama klub.

“Saya sudah berada di AS Roma selama 11 bulan, saya menyadari saat saya tiba, mereka menunggu ini. Seperti yang saya katakan kepada para pemain di ruang ganti di Turin, kami melakukan apa yang perlu kami lakukan, lolos ke Liga Europa. Kami memiliki pekerjaan hebat sepanjang musim,” jelasnya.
 Selanjutnya