Dewan Pers

Dark/Light Mode

MotoGP, Bagnaia Trauma Terjungkal

Selasa, 28 Juni 2022 11:14 WIB
Pebalap Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia. (Foto : Motosport)
Pebalap Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia. (Foto : Motosport)

RM.id  Rakyat Merdeka - MotoGP Belanda 2022 berhasil dimenangi pebalap Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia. Dia tampil luar biasa sejak awal balapan.

Menariknya, sebelum benar-benar menyentuh garis finis, ternyata Bagnaia sempat ketakutan bakal mengalami kecelakaan seperti pada balapan sebelumnya di Jerman.

Ya, usai tampil apik, Bagnaia akhirnya keluar sebagai pemenang di balapan seri ke-11 MotoGP 2022. Kemenangan Bagnaia ini merupakan kemenangan ketiganya di musim ini, setelah sebelumnya di MotoGP Spanyol dan MotoGP Italia 2022.

Berita Terkait : Jokowi Bakal Jadi Pemimpin Asia Pertama Kunjungi Ukraina

Tapi di balik kemenangan itu, ada hal ditakuti Bagnaia. Pebalap yang akrab dipanggil Pecco itu mengaku, sepanjang balapan, dirinya takut terjatuh seperti di balapan sebelumnya, MotoGP Jerman.

“Saya sangat senang bisa melewatinya. Balapan ini tidak mudah dalam kondisi seperti ini Saya sangat takut jatuh lagi,” kata Bagnaia, dilansir dari Speedweek, kemarin.

Pecco mengaku hanya berusaha fokus penuh sepanjang balapan. Hingga akhirnya, dia bisa keluar sebagai pemenang MotoGP Belanda 2022.

Berita Terkait : Elite Yang Tak Peka

“Saya hanya berusaha untuk sepintar mungkin dan tidak mendorong motor melampaui batasnya. Hingga pada akhirnya kami mampu menunjukkan balapan hebat,” sambungnya.

Di balapan sebelumnya itu, Bagnaia harus terjatuh dan tidak bisa melanjutkan balapannya. Padahal, dia sedang dalam posisi terdepan. Jadi, wajar saja kalau perasaan itu masih menghantuinya di MotoGP Belanda kali ini.

Kemenangan yang diraihnya juga sekaligus memberi sinyal kebangkitan. Saat ini, Bagnaia berhasil merangsek naik dua tingkat ke posisi empat klasemen sementara dengan koleksi 106 poin.

Berita Terkait : Ayo Berantas Mafia Tanah

Kemenangan diraih Bagnaia ini menjadi hasil manis bagi timnya, Ducati. Karena tim yang bermarkas di Borgo Panigale itu akhirnya berhasil raih kemenangan di Sirkuit TT Assen setelah terakhir kali pada 2008 silam, yang diperoleh melalui Casey Stoner. ■