Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Untuk ke-12 kalinya, Swiss akan tampil di Piala Dunia. Tim berjulukan La Nati ini pertama kali ikut Piala Dunia pada 1934, dan saat itu berhasil mencapai perempat final.
DI Piala Dunia 2022, tim asuhan Murat Yakin ini tergabung dalam Grup G bersama peringkat satu dunia, Brazil. Juga ada Serbia (ranking 25) dan Kamerun (38).
Swiss berada di ranking 16 dunia, menjadikan mereka dan Brazil dua tim yang difavoritkan di grup ini. Rata-rata skuad Swiss saat ini berusia 27 tahun dan masih dipimpin dua pemain bintang mereka, Xhaka Granit dan Xherdan Shaqiri.
Baca juga : Siap Jadi Kuda Hitam
Selain itu, ada Breel Embolo, penyerang klub Borussia M’Gladbach yang menjadi pemain tertajamSwisssepanjang kualifikasi Piala Dunia.
Pemain berusia 25 tahun itu dua kali menjadi man of the match dan mencetak tiga gol serta tiga assist dari empat pertandingan fase penyisihan.
Swiss memastikan tempatnya di Qatar pada 15 November 2021, setelah menang 4-0 atas Bulgaria di pertandingan terakhir Grup C.
Baca juga : Si Kotak-kotak Bukan Tim Kacangan
A-Team tampil sebagai juara grup mengalahkan juara Eropa 2020, Italia yang hanya menjadi runner up.
Swiss berhasil mengumpulkan 18 poin dari delapan pertandingan yang dimainkan sepanjang Maret hingga November 2021.
Murat Yakin dan pasukantanpa kekalahan, dengan meraih lima kemenangan ditambah tiga hasil imbang. Mereka di fase kualifikasi mencetak 15 gol dan hanya kebobolan 2 kali.
Baca juga : Jokowi: Setuju BBM Naik? Rakyat Serempak: Tidak!!!
Juru taktik asli Swiss ini merupakan mantan pemain belakang, dan sempat memperkuat sejumlah klub lokal dan juga pernah bermain di Liga Jerman dan Turki.
Yakin memulai karier kepelatihan di usia 37 tahun dengan menukangi FC Thun dan berhasil menjadikan klub Swiss itu juara Liga Kasta Kedua 2009-2010.
Dia naik kelas saat ditunjuk melatih klub Divisi Elite Swiss, FC Basel, pada 2012 dan memberikan gelar juara liga dua kali.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya