Dark/Light Mode

Timnas Swiss

La Nati Patok Perempat Final

Senin, 18 Juli 2022 07:00 WIB
Timnas Swiss. (Foto: Instagram @swiss_nati_men).
Timnas Swiss. (Foto: Instagram @swiss_nati_men).

 Sebelumnya 
Selang sepuluh tahun, dia diangkat FA Swiss untuk mengasuh Nati pada Agustus 2021. Formasi favorit Yakin adalah 4-2-3-1. Dengan skema ini, dia meraih 38,46 persen kemenangan dari total 13 laga mendampingi timnas.

Di lapangan, Nama Xherdan Shaqiri masih menjadi magnet di Timnas Swiss. Mantan pemain Bayern Munchen, Inter Milan, Liverpool, ini menjadi pemain kedua dengan nilai terbaik sepanjang kualifikasi, di bawah Embrolo.

Meski saat ini bermain di luar lima liga top Eropa, Shaqiri memperkuat tim MLS Chicago Fire. Dia masih mendapat kepercayaan pelatih untuk memimpin para pemain muda Swiss.

Sepanjang babak penyisihan Piala Dunia, pemain 30 tahun itu mencetak satu gol dan empat assist dari enam pertandingan.

Baca juga : Siap Jadi Kuda Hitam

Qatar akan menjadi Piala Dunia keempat beruntun yang diikuti Shaqiri. Total ada empat gol yang dia bukukan dari sembilan pertandingan di putaran besar Piala Dunia.

Soal prestasi, Swiss belum pernah meraih trofi di level mayor internasional. Di Piala Dunia, pencapaian terbaik A-Team adalah tiga kali menembus perempat final.

Itu pun sudah cukup lama terjadi, yakni pada tahun 1934, 1938, dan 1954. Selain itu, Swiss juga mampu meraih tiket 16 besar sebanyak empat kali (1994, 2006, 2014 dan 2018).

Timnas Swiss merebut tiket otomatis putaran final Piala Dunia 2022 usai memenangi laga pemungkas Grup C kualifikasi zona Eropa, ketika di pertandingan lain Italia ditahan imbang 0-0 oleh Irlandia Utara.

Baca juga : Si Kotak-kotak Bukan Tim Kacangan

Menjamu Bulgaria di Stadion Swissporarena, Lucerne, Senin waktu setempat (Selasa WIB), Swiss mencukur tamunya dengan kemenangan meyakinkan 4-0.

Noah Okafor membuka keunggulan Swiss tiga menit memasuki babak kedua lewat tandukan jarak dekatnya, menyelesaikan umpan silang kiriman Xherdan Shaqiri.

Swiss yang memiliki nyaris 69 persen penguasaan bola cukup mampu memanfaatkan dominasi mereka untuk memperlebar marjin keunggulan berkat gol-gol tambahan dari Ruben Vargas, Cedric Itten dan Remo Freuler.

Murat Yakin memancangkan target minimal lolos ke perempat final Piala Dunia 2022. Target itu didasari performa mulus mereka selama ini, termasuk juga terakhir mencicipi perempatfinal Euro 2020.

Baca juga : Jokowi: Setuju BBM Naik? Rakyat Serempak: Tidak!!!

Tak hanya itu, mantan bek Turki berusia 47 tahun ini berambisi membawa timnya memuncaki grup 1 League A Nations League yang dihuni Portugal, Spanyol, dan Republik Ceko.

“Dalam beberapa tahun terakhir, kami tak pernah kalah lawan Spanyol, Jerman, Prancis, dan Italia, tapi juga tak pernah menang. Sekarang, kami merasa lebih baik. Itu bisa jadi ukuran kekuatan kami,” kata Yakin. ■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.