Dark/Light Mode

Komdis PSSI Denda Singo Edan Rp 170 Juta

Selasa, 16 Agustus 2022 13:51 WIB
Suporter Arema FC atau Aremania. (Foto : wearemania)
Suporter Arema FC atau Aremania. (Foto : wearemania)

RM.id  Rakyat Merdeka - Gegara ulah oknum suporter, Arema FC mendapat surat cinta dari Komdis PSSI. Isinya berupa sanksi denda Rp170 juta karena oknum suporternya dianggap melanggar aturan PSSI.

 Dilansir laman resmi klub, ada 3 pelanggaran yang dilakukan oknum Aremania saat pertandingan melawan PSS Sleman di Stadion Kanjuruhan pada (5/8/2022).  

Pertama seperti yang dinyatakan dalam surat dengan nomor 016/L1/SK/KD-PSSI/VII/2022 tersebut diterima oleh manajemen Arema FC pada (15/8/2022) disebutkan bahwa Arema FC dinilai melakukan pelanggaraan karena ulah oknum suporter yang menyalakan flare yang terjadi di tribun  utara dan selatan.

Baca juga : Gelora Beri Pendampingan 5 Juta UMKM Go Digital

Denda akibat pelanggaran tersebut Arema FC diganjar denda sebesar 100 Juta.

Kemudian, surat berikutnya di hari yang sama yakni dengan nomor 015/L1/SK/KD-PSSI/VII/2022 menyebutkan bahwa ditemukan adanya lemparan gelas mineral sebanyak dua kali oleh oknum suporter yang diarahkan kepada pemain PSS Sleman.  

Akibat pelemparan gelas mineral itu, denda yang harus dibayarkan oleh Arema FC bertambah 50 Juta.

Baca juga : Koalisi Dengan Gerindra, PKB Siap Menangkan Pemilu 2024

Ketiga, surat bernomor 014/L1/SK/KD-PSSI/VIII/2022  terkait adanya penembakan beberapa petasan ke hotel tempat menginap PSS Sleman. Surat ini sekaligus menggenapi total denda yang harus dibayarkan oleh Arema FC sebesar 170 Juta Rupiah.

Agar tak terulang, pendukung setia Arema FC langsung melakukan pertemuan. Beberapa tokoh Aremania tampak hadir dalam pertemuan yang diadakan di Kantor Arema FC Jalan Mayjend Pandjaitan No 42, Kota Malang tersebut. Secara khusus, Aremania membahas langkah berikutnya agar hal-hal yang berpotensi mendatangkan kerugian bagi klub.

 “Pertemuan ini adalah inisiatif dari Aremania yang merespon begitu cepat terkait denda besar yang dijatuhkan oleh Komdis, Aremania membahas langkah apa saja yang akan diambil kedepan, terutama bagaimana membangun kesadaran untuk tidak melakukan hal-hal yang berpotensi mendapatkan sanksi,” ungkap Ketua Panpel Arema FC, Abdul Haris.

Baca juga : Jamu Singo Edan, Bali United Siap Beri Kejutan

Dari perwakilan manajemen Arema FC, selain Abdul Haris juga ada manajer tim Arema FC Ali Rifki dan media officer Arema FC Sudarmaji. Aremania dan manajemen berdiskusi untuk mencari solusi agar insiden yang merugikan klub tidak terulang lagi.

“Saya ucapkan terimakasih kepada Aremania yang bergerak cepat, mengadakan pertemuan membahas insiden-insiden yang ternyata membawa dampak besar pada klub, karena berkaitan dengan sanksi yang bagi kami sangat besar,” ungkap Ali Rifki.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.