Dark/Light Mode

Hasil Rekapitulasi KPU
Pemilu Presiden 2024
Anies & Muhaimin
24,9%
40.971.906 suara
24,9%
40.971.906 suara
Anies & Muhaimin
Prabowo & Gibran
58,6%
96.214.691 suara
58,6%
96.214.691 suara
Prabowo & Gibran
Ganjar & Mahfud
16,5%
27.040.878 suara
16,5%
27.040.878 suara
Ganjar & Mahfud
Sumber: KPU

Liga 1 Indonesia

Petang Ini Lawan Persik, Skuad Persija Diminta Ngotot

Sabtu, 10 Desember 2022 13:24 WIB
Para pemain Persija di pentas Liga 1. (Foto : ist)
Para pemain Persija di pentas Liga 1. (Foto : ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Petang ini, Sabtu (10/12) pukul 18.00 WIB, Persija Jakarta bersiap melanjutan tren kemenangan melawan Persik Kediri pada lanjutan Liga 1 2022/2023 di Stadion Jatidiri, Semarang, Jawa Tengah.

Ondrej Kudela dkk. hanya memiliki jeda tiga hari bersih dari laga terakhir yang mereka lakoni, yaitu vs Borneo FC pada 6 Desember 2022. Dalam sistem bubble seperti sekarang membuat jeda antarpertandingan menjadi mepet, yaitu 3-4 hari.

Pelatih Persija, Thomas Doll mengungkapkan bahwa timnya harus beradaptasi dengan kondisi tersebut.  “Sebetulnya untuk bermain dengan jadwal yang padat tidak masalah. Namun karena kondisinya sekarang kami sudah tidak bertanding di Liga selama selama 11 pekan, hal itu membuat keadaan lebih sulit,” ujar Thomas.

Baca juga : Sore Ini, Persib Waspadai Bajul Ijo Muda

Berbicara dengan rotasi tim dalam jadwal yang padat, pelatih berkebangsaan Jerman itu pun harus lebih hati-hati dalam merotasi pemainnya.

“Kami harus berhati-hati dalam memilih pemain. Pemain seperti Nico (Saputro) dan Frengky (Missa) mungkin sudah mendapatkan menit bermain melawan Borneo, tapi untuk pemain lainnya harus menunggu di laga selanjutnya,” ucap mantan pelatih Hamburger SV itu.

Menurutnya dalam jadwal yang padat seperti ini, hal yang paling penting adalah proses pemulihannya.

Baca juga : Bekuk Belanda, Argentina Lawan Kroasia Di Semifinal

“Pemain sepak bola professional biasanya pasti tidak memiliki masalah untuk bermain dengan jeda 3-4 hari. Yang penting bagaimana proses pemulihan dilakukan,” kata Thomas lagi.

Selain itu, Thomas pun menginginkan timnya untuk banyak menguasai bola. Karena menurutnya dengan penguasaan bola yang tinggi, tim asuhannya tidak perlu banyak berlari.

“Kalau kami memiliki penguasaan bola lebih tinggi saat bermain, kami tidak perlu banyak berlarian di lapangan. Maka dari itu menurut saya bagus jika kami bisa lakukan hal tersebut. Jika mampu menguasai bola maka akan mengalir dengan mudah dari pemain ke pemain lainnya,” tuturnya lagi.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.