Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Sebelumnya
“Adaptasi cuaca panas sejauh ini cukup baik dan kami bertekad selalu berjuang keras. Fokus demi meraih hasil terbaik di ajang ini,” tegas Irfan.
Sementara, Pelatih Myanmar Michael Feichtenbeiner paham betul kekuatan Tim U-22 Indonesia. Pelatih yang pernah menangani PSM Makassar selama dua bulan itu menyebut bakal mengubah pendekatan saat menghadapi Marselino Ferdinan dan kolega.
Baca juga : Sea Indonesia 2023, Ajang Pengusaha Kemaritiman Jalin Investasi Dan Bisnis
“Kalau saya lihat daftar susunan pemain Timnas Indonesia U-22, mereka bermain untuk Persija, PSM, semua ada di tim bagus. Mereka juga bermain sebanyak 20-30 pertandingan, jadi levelnya berbeda,” kata Feichtenbeiner.
“Sementara pemain Myanmar, semuanya pemain muda, bermain di liga lokal, bukan pemain di tim utama juga,” sambungnya.
Baca juga : Timnas U-22 Sudah Adaptasi Dengan Cuaca Panas Kamboja
Feichtenbeiner menyatakan, anak asuhnya wajib main cerdas karena mereka hanya memiliki waktu istirahat dua hari usai mengalahkan Timor Leste 1-0.
“Saya senang dengan hasil ini, kemenangan pada laga pertama selalu penting. Saya merasa cukup beruntung bisa meraih tiga poin karena Timor Leste memberikan perlawanan yang luar biasa kepada anak asuh saya,” kata Feichtenbeiner.
Baca juga : Hadapi Myanmar, Timnas Persiapkan Taknik Dan Strategi
Setelah laga tersebut, Myanmar hanya memiliki waktu satu hari sebelum menghadapi Timnas Indonesia U-22. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya