Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Pelatih ganda putra PBSI, Aryono Miranat mengevaluasi anak asuhnya setelah gagal meraih gelar juara di pentas Korea Open 2023.
Sektor ganda putra Indonesia hanya bisa meraih runner up melalui Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto. Pemain rangking satu dunia itu kalah melawan wakil dari India, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty, di final, Minggu, 23 Juli 2023.
Baca juga : Gagal Juara, Fajri Janji Cari Kelemahan Lawan
Fajri, sapaannya yang memenangi game pertama, kalah di dua game terakhir, dan laga pun berakhir dengan skor 21-17, 13-21, 14-21 setelah 62 menit pertandingan. Ini menjadi kekalahan ketiga mereka dari pasangan India itu dalam lima pertemuan.
"Di Korea Open ini saya melihat dari awal sampai ke final, permainan mereka sudah mulai kembali ke bentuk terbaik, percaya dirinya juga sudah balik, sudah bisa mengeluarkan kemampuan. Hanya memang di laga final tadi terutama di gim kedua dan ketiga, Fajar/Rian banyak melakukan kesalahan sendiri," kata Aryono Miranat kepada humas PBSI, Minggu (22/7).
Baca juga : Fajri Ganyang Malaysia
Aryono Miranat berjanji akan terus mengevaluasi setiap turnamen yang diikuti anak asuhnya.
"Kami tim pelatih akan terus menjaga kondisi mereka, mengingat masih ada dua turnamen beruntun ke depan. Yang terpenting bagaimana fokusnya tetap dapat," jelasnya.
Baca juga : GINSI Minta Evaluasi Rencana Perpanjangan Safeguard
Selain Fajri, dia juga menyoroti tiga pasangan lainnya, Leo/Daniel, Bagas/Fikri dan Pramudya/Yeremia.
"Mereka memang harus dievaluasi. Mereka tampil tidak pada levelnya, terlalu banyak melakukan unforced errors di lapangan. Dari sisi mental pertandingan juga harus dibangkitkan lagi. Semoga ke depan mereka bisa memberikan yang lebih baik," tutup Aryono.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya