Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Dua Kali Indonesia Kalah, Pelatih Simon McMenemy Bakal Dievaluasi
Selasa, 17 September 2019 21:20 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Aggota Exco PSSI, Refrizal, menegaskan Simon McMenemy belum layak untuk menjadi pelatih Timnas senior. Menurutnya, Simon hanya cocok untuk menangani klub.
Timnas Indonesia di bawah arahan Simon memang tampil mengecewakan. Dalam 2 laga awal di Grup G, Andritany Ardhiyasa Cs selalu menderita kekalahan.
Pertama, Indonesia dikalahkan Malaysia 2-3 (5 September 2019). Setelah itu, Tim Merah Putih dibantai Thailand 0-3 (10 September 2019).
Baca juga : Indonesia Harus Terus Lahirkan Pebulu Tangkis Juara Dunia
Dua kekalahan tersebut diderita Timnas di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.
"Level Simon ini bukan level pelatih Timnas. Cocoknya masih pelatih klub," kata Refrizal kemarin.
Refrizal menjelaskan, kematangan pelatih dapat dilihat bagaimana dia menganalisa permainan timnya. Baik di babak pertama maupun kedua.
Baca juga : Tepis Ada Konflik Internal, PKB Klaim Sebagai Bentuk Penyegaran
Refrizal juga mengkritik komposisi pemain pilihan Simon. Menurutnya, wawasan pelatih asal Skotlandia itu tentang pemain-pemain terbaik Indonesia belum luas.
Simon juga dinilai kurang jeli dalam memilih pemain. "Klub-klub pemainnya itu-itu saja. Kalau Timnas kan tersebar.
Sebagai seorang pelatih Timnas harusnya punya wawasan terkait pemain-pemainnya. Dia harus melihat dan memantau pemain di manapun, harus dipantau semua," jelasnya.
Baca juga : Batik dan Kopi Indonesia Kini Ngetop Di Helsinki
Menurut Refrizal, Simon ini belum sampai ke tahap itu. "Saya juga pribadi mengusulkan agar dia dievaluasi," tuturnya.[WUR]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya