Dark/Light Mode

Disikat Kapolri Dan Erick

Mafia Bola Tak Berkutik

Jumat, 29 September 2023 07:50 WIB
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo (kanan) bersama Ketum PSSI Erick Thohir (ketiga kiri). (Foto: Antara)
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo (kanan) bersama Ketum PSSI Erick Thohir (ketiga kiri). (Foto: Antara)

 Sebelumnya 
Tak berhenti sampai di situ, Asep bakal terus menganalisis sejumlah pertandingan, baik yang sudah berjalan maupun berlangsung. Proses penegakan hukum sendiri hasil dari sinergitas antara Polri dan PSSI.

Tepatnya, saat PSSI menyampaikan laporan dari Sport Radar Intelligence dan Investigation dari FIFA yang diserahkan, 24 Juni 2023. Dalam standar internasional, FIFA menggunakan jasa dari Sport Radar untuk menganalisa dan mengumpulkan data intelijen terkait dugaan match fixing.

Baca juga : Komit Berantas Mafia Bola, Polri Tetapkan 6 Tersangka Match Fixing Liga 2

“Tidak menutup kemungkinan praktik seperti itu masih terjadi di tahun 2023. Dikarenakan target tersebut masih diduga masih berkecimpung dalam kegiatan persepakbolaan Indonesia sampai saat ini,” ungkap Asep.

Tertangkap 6 tersangka mafia bola diapresiasi di dunia nyata hingga dunia maya. Di dunia nyata, anggota Komisi III DPR Eva Yuliana mengacungi jempol untuk Kapolri dan Erick yang langsung bergerak dalam waktu yang cukup singkat. Dia berharap hal ini dapat membongkar praktik pengaturan skor dalam pertandingan sepakbola.

Baca juga : Puslat Bola Mulai Dibangun Di IKN, Erick: Impian Lama Yang Sudah Ditunggu

“Terakhir, saya berharap Polri melalui satgas anti mafia bola mampu melakukan tindakan preemtif dan preventif juga terhadap perilaku match fixing yang terjadi di Indonesia, agar kejahatan seperti ini bisa ditumpas hingga ke akar akarnya,” ujar politisi NasDem di DPR ini.

Pujian juga datang dari Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Poengky Indarti. Dia nemuji sikap tegas Kapolri atas pengungkapan kasus pengaturan skor sepakbola atau match fixing dalam pertandingan Liga 2. Menurutnya, kesigapan Kapolri untuk menjadikan sepak bola Indonesia lebih bersih.

Baca juga : Di Bursa Cawapres, Erick Masih Terkuat

Poengky mengatakan persepakbolaan Indonesia sudah lama ‘melempem’ gara-gara mafia bola. Karena itulah, bersih-bersih mafia bola ini sangat penting dilakukan.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.