Dark/Light Mode

Tegas, Erick Thohir Bakal Penjarakan Pelaku Match Fixing

Jumat, 21 Juni 2024 06:51 WIB
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir. (Foto : ist)
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir. (Foto : ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir menegaskan akan memerangi pelaku pengaturan pertandingan atau match fixing demi transformasi Liga sepakbola Indonesia menjadi lebih baik.

Erick Thohir mengatakan hukuman berat akan diberikan dan ini bisa jadi penangkal terjadinya pengaturan skor.

Baca juga : Resmi Buka Dealer Pertama, BYD Luncurkan Kendaraan Ramah Lingkungan

"Hukuman match fixing kita harus hukum keras, untuk memastikan penegakan kepada isu match fixing ini harus diberantas habis,"  kata Erick ketika memaparkan transformasi Liga Sepak bola Indonesia kepada media Kamis (20/6/2024).

Sebelumnya dugaan terhadap match fixing di Liga Sepak bola Indonesia di setiap tingkatan mulai Liga 1, Liga 2 dan seterusnya santer terdengar. Bahkan ada beberapa kasus yang sudah mendapatkan hukuman.

Baca juga : Kemendagri Maksimalkan Peran Dan Fungsi TPKAD

"Kapolri sudah memberikan hak-haknya kepada KONI untuk jadi bagian dari tim satgas untuk memastikan agar tidak ada hal-hal seperti ini. LIB juga dalam aturan liga semua pelatih klub yang bertugas tidak boleh terjebak match fixing dan juga dari bagian kontrakya juga harus melepas pemainnya jika diminta timnas," ujarnya.

Selain wasit dan pemain, Erick juga menyoroti agen pemain.

Baca juga : Erick Thohir: Ingat, Jangan Remehkan Filipina!

"Perlu sertifikasi agen pemain, jangan sampai mereka jadi jual beli skor, pemain cedera ini itu diatur. Agen yang main match fixing penjarakan," tegasnya. 

"Jangan sampai kita sudah menyusun agenda tiga tahun, komitmen lisensi klub, dan wasit sudah bagus masih ada yang melakukan match fixing," pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.