Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Duel ulang alias rematch antara juara kelas berat Doentay Wilder dengan Luis Ortiz akan digelar di MGM Arena, Nevada, Amerika Serikat, Sabtu, (23/11). Ortiz sesumbar, akan merebut juara kelas berat versi WBC dengan meng-KO untuk membalaskan kekalahan di pertemuan pertama.
“Saya memiliki rencana menye lesaikan semua sebelum bel terakhir bunyi. Tetapi jika harus bertarung lebih jauh (hingga ron de ke-12), saya juga siap untuk mencapai akhir pertarungan,” kata Ortiz.
Baca juga : Lawan Cedera, Daud Yordan Menang TKO
Ortiz mengaku sudah menanti laga ini usai di-KO-kan Wilder pada ronde ke-10, di duel pada Maret 2018. Kini, dia kembali. Petinju asal Kuba ini menjanjikan akan ada yang berbeda pada pertarungan nanti.
Menurut Ortiz, dirinya sudah jauh lebih kuat. Petinju berusia 40 tahun ini mengaku, sudah mengurangi lemak dan membentuk otot tubuhnya. “Saya pikir itu akan memungkinkan saya tampil di level yang lebih tinggi,” ungkap pemegang rekor pertandingan 31-1 (26 KO) ini.
Baca juga : Man United Vs Partizan, Fred Ingin Lolos Duluan
Sementara itu, Wilder merespon tantangan Ortiz dengan rendah hati. Menurutnya, Luis Ortiz adalah lawan yang sulit dihadapi. Lebih sulit dari petinju asal Inggris, Tyson Fury. “Dia adalah petarung yang cerdas. Luis Ortiz bergerak secara strategis di ring, dan dia juga adalah seorang pemukul yang hebat. Saya suka gayanya,” ucap Wilder. [BSH]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya