Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
MilkLife Soccer Challenge–Semarang Series 1, MIN 1 Kendal & SD Muhammadiyah 05 Semarang Raih Juara
Selasa, 13 Agustus 2024 07:14 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - MilkLife Soccer Challenge - Semarang Series 1 2024 telah rampung digelar, sekaligus menjadi kota penutup series 1.
Laga pamungkas yang digelar di Stadion UNDIP Tembalang, Semarang, Jawa Tengah, Minggu (11/8) ini berlangsung semarak dan menjunjung tinggi sportivitas.
Pada laga final Kategori Usia (KU) 10, MIN 1 Kendal berhasil menundukkan ketangguhan SDN Wonotingal lewat babak adu penalti.
Sementara di KU 12, SD Muhammadiyah 05 Semarang sukses menjadi kampiun usai mengatasi perlawan sengit dari SDN Rejosari 01.
Menariknya, dalam menyambut Hari Kemerdekaan ke-79 Republik Indonesia (RI) area stadion dipenuhi dengan bendera merah putih.
Para peserta yang bertanding pada Minggu (11/8/2024) mengenakan pita merah putih di lengan kanan mereka.
Sebelum menggelar pertandingan pertama, calon srikandi sepak bola masa depan juga secara serempak menyanyikan lagu “Hari Merdeka”.
Pada pertandingan final KU 10, baik MIN 1 Kendal dan SDN Wonotingal Semarang sama-sama membawa spirit untuk menang.
Baca juga : 841 Siswi SD dan MI Di Solo-DIY Ambil Bagian Gelorakan Sepak Bola Putri
Terbukti di babak pertama, keduanya melakukan skema bermain saling menyerang.
Memasuki babak kedua, MIN 1 Kendal menyamakan kedudukan melalui tendangan penalti yang dihadiahkan oleh wasit Fara Nur Oktavia.
Kedudukan imbang 1-1 bertahan hingga babak kedua berakhir, sehingga pemenang KU 10 MilkLife Soccer Challenge - Semarang Series 1 2024 harus ditentukan dalam babak adu pinalti.
Sama seperti saat pertandingan, babak penalti pun berjalan alot. Bahkan adu penalti itu hingga dilakukan oleh penendang ke-7, yang sekaligus menjadi sejarah penalti terpanjang pertama dalam turnamen sepak bola putri MIN 1 Kendal pun berhasil keluar sebagai juara usai menyarangkan empat gol ke gawang SDN Wonotingal.
Sang penentu kemenangan, penjaga gawang MIN 1 Kendal, Aina Kamilia mengaku sempat demam panggung dalam menghadapi babak penentuan kampiun KU 10.
“Awalnya sempat deg-degan takut kalah, apalagi di babak adu pinalti. Semoga kita bisa juara lagi di MilkLife Soccer Challenge series selanjutnya,” ucap pemain bernomor punggung 11 itu.
Partai final yang alot juga terjadi di KU 12. Sejak kick off babak pertama, penggawa tim SDN Rejosari 01 nampak ingin segera mendominasi dengan agresivitas merebut bola yang cukup intens.
Namun, tim SD Muhammadiyah 05 segera memperkuat lini pertahanan tanpa memberikan celah sedikit pun untuk mendekati garis gawang.
Baca juga : SDN 085 Ciumbuleuit dan SDN 043 Cimuncang Raih Titel Jawara
Bahkan, SDN Rejosari 01 berhasil keluar dari kemelut di depan gawang SD Muhammadiyah 05 dan mencatatkan gol tendangan jauh dari kaki Chilla Hanindia Putranti.
Meski banyak peluang gol tercipta, kedudukan sementara bertahan hingga akhir babak pertama.
Di babak kedua, SD Muhammadiyah 05 kembali bangkit untuk melakukan penetrasi bola ke wilayah lawan.
Penentuan pemenang pun dilakukan melalui babak adu penalti yang cukup menegangkan. Dua penendang andalan SD Muhammadiyah 05, Alfara Bintang Kurnia dan Febriana Chelsea Aulia mampu mengecoh kiper Gheisha Affiza Putty yang telah fokus memperhatikan gerak-gerik mereka.
Kemenangan SD Muhammadiyah 05 disambut sujud syukur dari seluruh pemain.
Kapten tim SD Muhammadiyah 05, Alfara Bintang Kurnia mengaku senang hasil kerja keras latihan selama dua bulan ke belakang.
Meski mendapat tekanan mental dari suporter, Alfara mampu membawa timnya menang di babak adu penalti.
“Hampir takut akan kalah, takut berbuat kesalahan. Kita terus dimotivasi oleh pelatih supaya bangkit dan ada dukungan dari orang tua. Aku gembira banget, sampai kita menang,” ucap siswi yang juga meraih gelar Top Scorer KU 12 dengan total 9 gol.
Baca juga : SDUT Bumi Kartini Jepara Pertahankan Gelar Juara
Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin mengatakan, sebagai kota terakhir, animo di Semarang cukup tinggi dengan diikuti oleh 692 peserta dari 42 Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Sekolah Dasar (SD).
Yoppy mengapresiasi seluruh siswi yang telah berpeluh keringat selama turnamen berlangsung mulai 8 hingga 11 Agustus.
Ia berharap agar pada gelaran MilkLife Soccer Challenge Series 2 2024, antusias maupun rasa kecintaan akan sepak bola lebih meningkat.
“Kami mengucapkan selamat kepada seluruh pemenang. Bagi yang masih belum berhasil jangan patah semangat, karena masih ada kesempatan kalian berlatih serta mempersiapkan diri untuk berlaga di series 2," ujar Yoppy dalam keterangannya, diterima Selasa (13/8/2024).
Sementara itu, Kepala Pelatih MilkLife Soccer Challenge, Timo Scheunemann mengungkapkan, potensi para siswi di perhelatan series 1 mulai bermunculan dan sejumlah nama di setiap kota masuk dalam ‘radar’ tim talent scouting.
Timo berharap pada series berikutnya, para guru maupun pelatih dapat mengembangkan bakat anak didiknya secara maksimal agar mereka mampu mengerahkan seluruh kemampuan terbaik.
Menurutnya, pelatih sangat berperan penting untuk memaksimalkan potensi yang dimiliki setiap siswi. Begitu jugadukungan orangtua, guru, hingga kepala sekolah.
"Agar para calon srikandi sepak bola tak hanya berhenti sampai di sini, kami juga melakukan pembinaan lebih lanjut melalui MilkLife Soccer Extra Training agar bibit-bibit berkualitas di setiap kota dengan jadwal berlatih yang ditentukan," pungkas Timo.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya