Dark/Light Mode

HYDROPLUS Indonesia Para Badminton International 2024

Raih 10 Emas, Indonesia Juara Umum 3 Tahun Berturut-turut

Minggu, 22 September 2024 19:50 WIB
Foto: Ist.
Foto: Ist.

RM.id  Rakyat Merdeka - Atlet-atlet Indonesia berhasil mempertahankan gelar juara umum di ajang HYDROPLUS Indonesia Para Badminton Internasional 2024.

Pada babak final yang diselenggarakan di Edutorium Universitas Muhammadiyah Surakarta, Solo, Jawa Tengah, Minggu (22/9/2024), Indonesia sukses meraih 10 emas dari 20 kategori yang dipertandingkan.

Alhasil, kemenangan ini membuat tim Indonesia menjadi juara umum selama tiga tahun berturut-turut.

Senior Brand HYDROPLUS, Margareta Sianne, mengucapkan selamat kepada para pemenang HYDROPLUS Indonesia Para Badminton International 2024.

Ia berharap, kemenangan di Solo ini dapat menjadi pijakan untuk meraih prestasi-prestasi yang lebih tinggi lagi di masa mendatang.

“Selamat kepada para pemenang. Semoga hasil yang membanggakan ini dapat menjadi dorongan semangat untuk mengukir prestasi-prestasi yang lebih tinggi lagi di kancah dunia," ujarnya. 

Sementara, bagi yang belum berhasil menapaki podium, Margareta berharap turnamen ini bisa memberikan pengalaman berharga dalam pengembangan bakat dan kemampuan.

"Sehingga menjadi lebih tangguh lagi dalam kejuaraan-kejuaraan selanjutnya,” imbuhnya.

Selaras dengan hal tersebut, Deputy Manager Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yuni Kartika, mengapresiasi perjuangan skuad Garuda yang kembali berhasil meraih gelar juara umum.

Legenda bulu tangkis Indonesia yang menjuarai Piala Uber 1994 itu menyebut, kemenangan atlet-atlet Indonesia di HYDROPLUS Indonesia Para Badminton International 2024 adalah angin segar bagi perputaran roda ekosistem para bulu tangkis di Indonesia.

Baca juga : Hydroplus Indonesia Para Badminton International 2024, Bukti Kampiun Paralimpiade Paris

Dia menceritakan, tim Indonesia tidak turun dalam kekuatan penuh karena masih ada beberapa atlet yang recovery usai tanding di Paralimpiade Paris, sehingga ada beberapa pemain baru yang diterjunkan dalam turnamen ini.

Tapi ternyata, para atlet berhasil memenuhi target dengan kembali menjadi juara umum.

"Ini menunjukkan roda ekosistem dan regenerasi berjalan baik sehingga di masa mendatang kita berharap Indonesia bisa semakin digdaya melalui cabang olahraga ini di kancah dunia,” bilang Yuni.

Ketua Umum National Paralympic Committee (NPC) Indonesia, Senny Marbun, mengatakan pencapaian Indonesia menjadi juara umum di turnamen yang juga didukung Bakti Olahraga Djarum Foundation ini diharapkan dapat terus dipertahankan pada tahun-tahun berikutnya.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya event yang luar biasa ini. Semoga HYDROPLUS Indonesia Para Badminton Internasional 2024 dapat terus berlanjut setiap tahun agar atlet-atlet Indonesia dapat terus meraih prestasi," tuturnya.

Dia yakin, atlet-atlet dari seluruh dunia akan senang dan bangga untuk berpartisipasi.

"Selamat kepada seluruh atlet yang sudah menjadi juara dan teruslah berlatih keras untuk menggapai banyak kesuksesan di masa depan,” kata Senny.

Mencuplik jalannya pertandingan di babak final, keran kemenangan tim Indonesia dibuka oleh Ganda Campuran SL 3 – SU 5, Hikmat Ramdani/Leani Ratri Oktila yang pada babak final bertemu dengan pasangan Indonesia lainnya, Fredy Setiawan/Khalimatus Sadiyah.

Hikmat Ramdani/Leani Ratri Oktila yang berstatus unggulan pertama masih terlalu tangguh buat pasangan Fredy Setiawan/Khalimatus Sadiyah.

Mereka mengunci gelar juara lewat pertarungan dua gim dengan skor 21-12,21-10 sekaligus mempertahankan gelar yang sudah dimenangi tahun lalu.

Baca juga : Olimpiade Paris 2024: Raih 2 Emas, Indonesia Sodok Israel

“Pertandingan final berjalan lancar, sesuai harapan, kami bisa menang dengan baik," ucapnya.

Ini adalah keberhasilan kedua bagi mereka menjadi juara di Indonesia Para Badminton dari nomor Ganda Campuran SL 3 – SU 5. Sebelumnya, mereka juga meraih medali emas di Indonesia Para Badminton 2023.

"Kami senang dapat memberikan sumbangsih demi kejayaan Tim Merah Putih di pentas Internasional,” kata Ratri.

Pasangan peraih medali emas Paralimpiade Paris 2024 itu juga berharap kesuksesan mereka di HYDROPLUS Indonesia Para Badminton International 2024 dapat menjadi inspirasi dan motivasi buat seluruh pemain-pemain bulu tangkis Tanah Air.

“Dengan adanya turnamen bergengsi yang diselenggarakan di Indonesia dan kesuksesan yang kami raih, semoga atlet-atlet para badminton lain semakin bersemangat untuk lebih giat berlatih dan bisa menambah jam terbang di turnamen level internasional,” ucap Hikmat, menambahkan.

Keberhasilan mendulang medali emas di HYDROPLUS Indonesia Para Badminton International 2024 dan memuluskan upaya keluar sebagai juara umum untuk ketiga kalinya juga disumbangkan Subhan.

Atlet Tunggal Putra SH 6 itu mendapat perlawanan tangguh dari wakil India, Sivarajan Solaimalai, dalam pertarungan dua gim dengan skor 21-19,21-15.

Kepastian menjadi kampiun merupakan keberhasilan kedua Subhan di Indonesia Para Badminton karena sebelumnya ia juga pernah menjadi juara pada 2022.

Dia menyebut Sivarajan Solaimalai sebagai lawan yang bagus karena sudah beberapa kali keduanya bertemu di ajang Internasional.

"Bahkan, di final saya cukup grogi dan terlambat panas sehingga sempat tertinggal di awal pertandingan," kisahnya. 

Baca juga : Seru! Lawan Indonesia Di Semifinal AFF U-19 2024 Adalah Malaysia, Ini Jadwalnya

Namun, dia baru mulai panas, mengontrol dan mengatur irama permainan di pertengahan gim pertama.

"Alhamdullilah saya bisa menjadi juara di rumah sendiri dan memenangi gelar juara kedua di Tunggal Putra SH 6 Indonesia Para Badminton. Saya ingin mempersembahkan medali emas ini untuk seluruh masyarakat Indonesia,” tutur Subhan.

Sementara itu, India menjadi negara kedua yang mengumpulkan medali emas terbanyak di HYDROPLUS Indonesia Para Badminton International 2024 dengan raihan 6 emas.

Salah satunya disumbangkan dari kategori Ganda Campuran WH 1 – WH 2 yang diwakili pasangan Prem Kumar Ale/Alphia James.

Mereka berhasil menggagalkan upaya Indonesia untuk menambah medali emas dari nomor ini usai mengalahkan pasangan Agung Widodo/Katarina Dwi Putri Kristianti dengan kedudukan akhir 21-11,21-9.

Medali emas ini adalah pencapaian pertama mereka sebagai Ganda Campuran WH 1 – WH 2.

Kemenangan ini tentu membuat keduanya semakin percaya diri terutama dalam menghadapi turnamen-turnamen Internasional berikutnya.

"Medali emas ini ingin kami persembahkan untuk keluarga, teman-teman setim, para pelatih, dan semua orang yang sudah mendukung kami. Terima kasih juga buat Indonesia yang sudah menggelar turnamen ini sehingga kami dapat berpartisipasi,” kata Alphia.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.