Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Kepengurusan Pordasi Pacu Terbentuk, Tancap Gas Realisasikan Program Kerja
Senin, 25 November 2024 21:26 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pengurus Pusat (PP) Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia Pacu (Pordasi) Pacu periode 2024-2028 resmi dikukuhkan dan dilantik oleh Ketua Umum Komite Olahraga Nasional (KONI) Pusat, Letnan Jenderal TNI (Purn) Marciano Norman, di Jakarta, Senin (25/11/2024). Setelah dikukuhkan dan dilantik, Ketua Umum PP Pordasi Pacu Teddy Soediro bersama Ketua Harian Eddy Wijaya langsung merencanakan sejumlah program kerja.
Hal yang akan segera dilakukan adalah Rapat Pleno dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) untuk menyusun program kerja 2025.
"Yang paling dekat, kita akan fokus dulu ke kejuaraan Pacuan Kuda Piala Raja HB X 2024 di Yogyakarta pada 15 Desember 2024. Karena itu, saya dan Ketua Harian akan berangkat ke Yogyakarta melihat persiapan," ujar Ketua Umum PP Pordasi Pacu, Teddy Soediro.
Baca juga : BPJS Ketenagakerjaan Mampang Sosialisasi Program Ke Guru Al Azhar Grand Wisata
Selain itu, menurut Ketua Harian PP Pordasi Pacu Eddy Wijaya, hal yang tak kalah penting untuk dilakukan segera adalah melakukan rekonsiliasi agar tidak berselisih paham untuk bersatu demi kemajuan olahraga kuda pacu.
Selain itu, menurut Eddy, PP Pordasi Pacu akan segera mendaftar sebagai anggota International Federation of Horseracing Authorities (IFHA).
"Dulunya Pordasi hanya terdaftar di satu federasi internasional saja yakni Federation Equestre Internationale (FEI). Jadi, komisi pacu tidak bisa mendaftar lagi ke IFHA. Sekarang, setelah bertransformasi menjadi empat federasi, Pordasi Pacu bisa mendaftar ke IFHA," ujar Eddy.
Baca juga : Mendes Yandri Ajak Bank Dunia Sukseskan Program-program Prabowo
Dia juga melihat potensi yang besar dari olahraga kuda pacu di Indonesia sehingga akan direncanakan membangun sport industry di beberapa daerah di Indonesia.
"Kuda pacu akan ada di sport industry dan tidak mengarah ke judi. Kita mungkin akan membangun sejumlah pacuan kuda yang bagus di beberapa daerah. Kita juga mengusahakan breanding kuda pacu supaya Indonesia punya ras kuda pacu yang khusus untuk horse racing," ujar Eddy.
Dia menambahkan, PP Pordasi Pacu bukan hanya mengembangkan cabang pacu prestasi, namun pacu tradisional. "Kita akan kembangkan dan gunakan daerah pacuan kuda tersebut sebagai tempat wisata yang bisa mendatangkan wisatawan dalam dan luar negeri," imbuh Eddy.
Baca juga : Bahlil Tersenyum & Ucap Sukur Alhamdulillah
Sementara itu, Wakil Ketua Umum 3 Gusrial membenarkan potensi pariwisata yang bisa dimaksimalkan dari kejuaraan kuda pacu. Dia menerangkan, di Indonesia, dalam satu tahun ada sekitar 25 kejuaraan kuda pacu tingkat provinsi.
“Jadi, Pengprov itu punya kegiatan masing-masing. Nanti kita akan koordinasikan dengan pusat," ujar Gusrial.
Transformasi organisasi Pordasi merupakan hasil dari Musyawarah Nasional (Munas) XIV Pordasi 2024 pada 13-15 November lalu yang sudah pernah diwacanakan sejak 1998. KONI Pusat mengukuhkan dan melantik empat Federasi Nasional Pordasi, yakni Pordasi Pacu, Pordasi Equestrian, Pordasi Polo, dan Pordasi Berkuda Memanah.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya