Dark/Light Mode

Apresiasi Prestasi Olahraga PON XXI, Pemprov DKI Bagikan Bonus Fantastis Rp 370 Miliar

Senin, 9 Desember 2024 19:29 WIB
Pj Gubernur DKI Jakarta, Teguh Setyabudi memberikan bonus kepada  atlet peraih medali di Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh-Sumut XXI 2024 di Balai Agung, Balai Kota, Senin (9/12).
Pj Gubernur DKI Jakarta, Teguh Setyabudi memberikan bonus kepada atlet peraih medali di Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh-Sumut XXI 2024 di Balai Agung, Balai Kota, Senin (9/12).

RM.id  Rakyat Merdeka - Bonus prestasi olahraga pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh-Sumut XXI 2024 resmi dicairkan.

Pemprov DKI Jakarta memberikan bonus kepada atlet, pelatih, asisten pelatih (aspel) dan pengprov cabor DKI Jakarta peraih medali  di PON XXI 2024 dengan total bonus kurang lebih sekitar Rp 370 miliar.

Pemberian bonus diberikan oleh Pj Gubernur DKI Jakarta Teguh Setyabudi di Balai Agung, Balai Kota, Senin (9/12). 

Selain atlet, pelatih, dan aspel, cabor atau pengurus provinsi (pengprov) yang menjadi juara umum juga mendapatkan bonus dana pembinaan. Pemprov DKI juga memberikan total bonus Rp 57 miliar kepada atlet NPC yang berlaga di Pekan Paralimpiade Nasional atau Peparnas 2024 di Kota Solo, Jawa Tengah. Bonus tersebut, sudah bebas dari pajak.

Dalam sambutannya, Pj Gubernur DKI Jakarta, Teguh Setyabudi menyampaikan apresiasi atas kerja keras dan dedikasi para insan olahraga yang telah membawa nama baik Jakarta. 

"Bonus ini adalah bentuk penghargaan sekaligus motivasi agar prestasi olahraga DKI terus meningkat di masa depan," ujarnya

Baca juga : Apresiasi Nasabah Terbaik, PNM Berangkatkan Nasabah Ibadah Umrah

Teguh yakin pada PON selanjutnya 2028, DKI Jakarta mampu menjadi juara umum. 

"Dengan juara umum, insya Allah jadi karena Jakarta punya semua. Saya yakin DKI akan terus berprestasi. Dan terus berprestasi dan akan kita dukung," ungkap Teguh.

Dalam acara tersebut, hadir Sekda DKI Jakarta, Marulah Matali, Kepala Dinas Pemuda Dan Olahraga (Kadispora) Andri Yansyah, Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta, Muhammad Thamrin, Ketua Umum KONI DKI Jakarta, Hidayat Humaid, para pimpinan dan pengurus KONI serta Pengprov cabor.

Dari 1.040 nomor pertandingan di PON Aceh-Sumut, Kontingen Jakarta meraih 479 medali yang terdiri dari 184 emas, 150 perak, dan 145 perunggu. Jumlah peraihan medali tersebut,  meningkat 65,7 persen dan lebih besar dari PON ke-XX di Papua, yang hanya mendapatkan 301 medali.

Selain medali, untuk jumlah cabang olahraga (cabor) yang meraih juara umum juga meningkat. Di PON Aceh-Sumut, ada 19 cabor dari DKI Jakarta yang meraih juara umum sedangkan di Papua hanya 4 cabor.

Dari 19 cabor yang juara umum, mayoritas pada nomor olimpiade dengan menyabet 84 emas. Para atlet DKI Jakarta juga membuat kejutan saat PON Aceh-Sumut dan ada sekitar 19 atlet.

Baca juga : Apresiasi Penyelamat Lingkungan, KEHATI Umumkan 5 Peraih Award

Jakarta berhasil pecah rekor nasional. Para pemecah rekor itu yakni di Cabang Atletik dengan nama  Diva Renatta Jayadi (Lompat Galah), Wahyudi Putra (1500m), dan  Rafael (Lompat Tinggi).

Di cabang Akuatik-Renang,  ada Adelia C Aulia,  Azel Zelmi Aryalingga,  Dwiki Anugrah, Flairene Candrea W,  Gagarin Nathaniel, Ibrahim F. Faqih,  Jason D. Yusuf, Joe Aditya W Kurniawan, Nicholas K Subagyo, Putera Muhammad R, dan  Samuel Maxson S.

Sedangkan cabang Menembak, Angela Merici V Henan,  Muhammad Sejahtera Dwi, dan Rava Ibrahim Alhaj. Lalu Cabang Selam ada Harvey Hubert Marcello dan Cabang Ski Air diraih oleh Dimas Ridho Suprihono.

Bonus Medali

Sementara para atlet peraih medali emas individu akan mendapatkan bonus Rp 400 juta, pelatih Rp 240 juta dan aspel Rp 120 juta. Lalu, peraih emas pasangan untuk atlet Rp 400 juta, pelatih Rp 240 juta, dan aspel Rp 120 juta.

Peraih emas beregu untuk atlet Rp 280 juta, pelatih Rp 320 juta dan aspel Rp 160 juta. Untuk atlet peraih perak individu Rp 200 juta, pelatih Rp 120 juta, aspel Rp 60 juta.

Baca juga : KPK: Dugaan Korupsi Pengolahan Karet di Kementan Rugikan Negara Rp 75 Miliar

Atlet peraih perak pasangan Rp 200 juta, pelatih Rp 120 juta, aspel Rp 60 juta. Atlet peraih perak beregu Rp 140 juta, pelatih Rp 160 juta, aspel Rp 80 juta.

Sementara atlet peraih perunggu individu Rp 100 juta, pelatih Rp 60 juta, aspel Rp 30 juta. Atlet peraih perunggu pasangan Rp 100 juta, pelatih Rp 60 juta, aspel Rp 30 juta. Atlet perunggu beregu Rp 70 juta, pelatih Rp 80 juta, dan aspel Rp 40 juta.

Sementara berdasarkan data KONI DKI Jakarta, 19 cabor atau pengprov yang menjadi juara umum yaitu, sepatu roda, terbang layang, renang artistik, atletik, bisbol, berkuda, dan biliar lalu bola basket 5X5 putra-putri, bola tangan, catur, bridge, e-sport, golf, judo, karate, korfball, kurash serta tenis meja.

Sebanyak 19 pengprov yang bakal mendapatkan bonus dari Pemprov DKI Jakarta yakni Akuatik, Atletik, Perbasasi, Pordasi, POBSI, Perbasi, ABTI, Gabsi, Percasi, ESI, PGI, PJSI, Forki, PKSI, Ferkushi, PRUI, Persani, Porserosi dan PTMSI. Untuk cabor atau pengprov yang meraih juara umum akan diberikan bonus Rp 800 juta. Bahkan atlet pemecah rekor juga ditambahkan bonus sekitar Rp 80 juta. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.