Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Piala FA: Fulham Vs Crystal Palace
Si Elang Sesumbar Lampiaskan Dendam
Jumat, 28 Maret 2025 06:40 WIB
Sebelumnya
Pelatih Fulham, Marco Silva masih sakit hati pada duel kontra Crystal Palace. Lantaran kartu merah di babak kedua untuk Joachim Andersen membuat Silva geram. Bek tengah itu menerima kartu merah langsung karena mendorong Ollie Watkins, sementara Villa berhasil mencetak gol kemenangan setelah Andersen meninggalkan lapangan.
“Bagi saya wasit berusaha untuk tidak melakukan sentuhan lunak. Itu sudah terjadi pada kami saat melawan West Ham, mereka menjelaskan kepada kami bahwa itu sentuhan lunak, tetapi dua atau tiga minggu kemudian Anda melihat situasi yang sama sekali berbeda dan tidak konsisten dengan apa yang telah kita lihat minggu demi minggu di Liga Premier,” tutur Marco Silva.
Ini bukan pertama kalinya Marco Silva merasa frustrasi setelah pertandingan yang dijalani Darren England sebagai wasit. Wasit tersebut bertugas saat timnya dikalahkan 4-1 oleh Newcastle United pada Oktober 2022.
Baca juga : 57 Persen Warga Lansia Belum Menerima Bansos
Nathaniel Chalobah dikeluarkan dari lapangan untuk Fulham hari itu, tetapi Darren England awalnya memberikan kartu kuning kepada bek tersebut karena tekelnya terhadap Sean Longstaff. Petugas Video Assistant Referee (VAR) Mike Dean menyarankan Darren England untuk memeriksa monitor dan ia kemudian mengacungkan kartu merah.
“Kami bermain hingga menit keenam atau kedelapan, setelah itu pertandingan benar-benar berbeda. Saat itu Nathaniel melakukan tekel keras. Wasit sudah jelas, baginya (itu) kartu kuning, katanya. Tentu saja setelah keputusan Mike Dean, semuanya berubah total. Butuh waktu lama untuk mengambil satu keputusan seperti itu dan menasihati wasit (untuk berubah pikiran) bagi saya itu aneh,” tutur Marco Silva.
Hasil imbang melawan Sheffield United dan kemenangan impresif atas Manchester United di Piala FA menunjukkan bahwa Fulham mampu tampil kompetitif, terutama di Craven Cottage.
Baca juga : Perempat Final Tenis Miami Open 2025, Iga Swiatek Tumbang
Aleksandar Mitrovic tetap menjadi andalan di lini depan, dan keberadaan Andreas Pereira sebagai playmaker mampu menciptakan peluang berbahaya bagi lawan.
Sementara itu, pelatih Crystal Palace, Oliver Glasner memberikan pujian bagi penampilan apik timnya usai meraih kemenangan saat tandang ke markas Fulham itu. Glasner mengaku sangat puas dengan kemenangan tersebut dan memberikan pujian bagi penampilan apik para pemainnya.
“Semua pujian harus diberikan kepada para pemain, mereka bekerja keras untuk meraih kemenangan ini dan mereka sangat disiplin. Kami tidak memberikan mereka peluang yang bagus. Kami sangat kompak dan menunggu peluang. Kami bertahan sebagai sebuah tim -itu adalah penampilan dan hasil yang luar biasa,” kata Oliver Glasner kepada BBC Match of the Day.
Baca juga : Digoda Justin Hubner
“Kami tidak tahu alasan mengapa kami lebih sering menang di laga tandang daripada di kandang. Ini adalah pendekatan yang sama. Saya pikir penting bagi kami untuk tidak selalu berbicara tentang kemenangan di kandang. Setiap kali kami berbicara, kami berbicara tentang meningkatkan peluang kami untuk menang dan itu adalah pendekatan yang sama di kandang. Itulah satu-satunya hal yang kami lakukan,” katanya. [JON]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya