Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Sore ini, Jumat (11/4) pukul 15.30 WIB, PSIS Semarang akan menghadapi Persik Kediri di Stadion Jatidiri, Semaran. PSIS sudah mempelajari kekuatan sang lawan.
PSIS Semarang masih dalam posisi yang terbilang kritis. Pelatih PSIS, Gilbert Agius meminta anak asuhnya berjuang lebih keras lagi untuk bisa keluar dan menjauh dari ancaman degradasi di akhir musim.
Hingga pekan ke-27 BRI Liga 1 2024/25, PSIS ada di zona merah dengan menempati posisi ke-16 dari 18 tim dan baru mengoleksi 24 poin. Kondisi ini tentunya tak boleh terus dibiarkan jika tak ingin terlempar ke kasta Liga 2 musim depan.
Dengan hanya menyisakan tujuh laga saja musim ini, PSIS harus bersaing dan saling sikut dengan tim-tim lain di papan bawah untuk bisa selamat.
Baca juga : Malam Ini Lawan Borneo, Maung Bandung Ompong
Dan laga lawan Persik nanti dipastikan tidak mudah. Pasalnya secara peringkat, Macan Putih lebih baik ketimbang PSIS. Persik saat ini menghuni peringkat ke-12 dengan koleksi 35 poin.
Itu juga yang membuat PSIS mencanangkan hasil maksimal berupa kemenangan sebagai harga mati yang harus bisa digenggam di laga lawan Persik nanti.
“Pada momen jeda kompetisi lalu, saya menyempatkan pulang ke Malta untuk bertemu keluarga. Dan walaupun berlibur, saya juga sudah menganalisis kekuatan Persik,” kata Gilbert Agius.
Diakuinya, PSIS punya motivasi kuat untuk mencatat kemenangan di laga lawan Persik nanti. Ini tentu juga karena PSIS sudah berpuasa kemenangan di 7 laga terakhirnya.
Baca juga : Bali United FC Vs Dewa United, Tak Gentar Nama Besar
Hasil 3 kali imbang dan 4 kali kalah tentu sangat menyakitkan. Pelatih berlisensi UEFA Pro itu mengingat momen kekalahan menyakitkan saat laga terakhir yakni saat menjamu Madura United FC.
“Laga terakhir itu sangat disayangkan kita kalah melawan Madura United, dimana mereka mendapat kartu merah. Sangat kecewa karena sebenarnya kami lebih mendominasi jalannya pertandingan,” pungkasnya.
Di sisi lain, Persik Kediri secara resmi kembali mendatangkan Divaldo Alves di tim kepelatihan dan akan bertugas menangani skuat Macan Putih sebagai pelatih kepala.
Pelatih asal Portugal untuk kedua kalinya bergabung bersama tim kebanggaan Persikmania ini setelah sebelumnya juga sempat menjadi bagian di musim 2022/23 lalu.
Baca juga : Sore Ini, Juku Eja Pantang Remehkan Penghuni Posisi Buncit
Saat itu, Divaldo Alves menggantikan peran Javier Rocha dan sukses mengangkat prestasi tim termasuk juga catatan 9 kemenangan beruntun di akhir putaran kedua.
"Setelah melakukan evaluasi, manajemen memutuskan untuk melakukan perubahan di tim kepelatihan dan coach Divaldo Alves akan bertugas hingga akhir musim nanti. Kami harapkan kehadirannya bisa membantu meningkatkan performa tim, beliau juga sudah mengenal dengan baik tim ini karena banyak pemain di 2 musim lalu masih ada hingga saat ini sehingga tidak akan memerlukan banyak adaptasi lagi," ungkap manajer tim Persik Kediri, Muhamad Syahid Nur Ichsan, Kamis (10/4).
Divaldo sendiri akan bertugas membawa Persik Kediri menjalani 7 laga sisa musim ini, dimulai dari laga terdekat saat melakoni laga away melawan PSIS Semarang (11/4) besok di stadion Jatidiri, Semarang.
Divaldo sendiri sudah memimpin latihan secara langsung bersama jajaran kepelatihan lainnya termasuk juga Marcelo Rospide yang kini menjadi asisten pelatih.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya