Dark/Light Mode

MotoGP, Marc Marquez Diramal Susah Juara Musim Ini

Minggu, 4 Mei 2025 05:34 WIB
Marc Marquez. (Foto : Motosport)
Marc Marquez. (Foto : Motosport)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pembalap Ducati Marc Marquez diprediksi gagal menjadi juara MotoGP 2025. Prediksi ini disampaikan manajer tim HRC Castrol, Alberto Puig, saat diwawancara MotoSport, Sabtu (4/5).

“Bila melihat perkembangan situasi sekarang, dia (Marc Marquez) tidak akan jadi juara musim ini. Bisa tampil konsisten (tidak jatuh) itu sudah bagus. Rider bagus juga sudah banyak,” katanya.

Puig mengungkapkan, alasan di balik prediksi itu tak lepas dari belum konsistennya penampilan Marquez di sepanjang lima seri balapan.

Dia tercatat tiga kali menang dalam sprint race, tiga menang saat main race, sekali gagal finish dalam balapan dan sempat tercecer ke urutan 12.

Baca juga : MotoGP, Vinales Pantang Jumawa Bareng KTM

Catatan itu memang masih membuat Marquez ada di posisi kedua klasemen MotoGP 2025 dengan raihan 139 poin. Dia cuma berjarak satu poin dari adiknya, Alex Marquez, yang ada di posisi teratas.

Tapi, Puig tetap yakin Marquez tidak bakal mampu menyalip posisi adiknya. Jadi akan sangat sensasional kalau Marc Marquez bisa menjadi juara dunia musim ini.

“Skenarionya andai Marquez terjatuh dan terluka, dia akan kesulitan untuk jadi juara. Usianya sudah tak lagi muda,” pungkasnya.

Tapi memang, penampilan pembalap Gresini Alex Marquez musim ini sangat baik. Kiprahnya bahkan mulai dibandingbandingkan dengan kesuksesan Jorge Martin saat menjadi kampiun 2024 meski “cuma” pebalap tim satelit (Pramac).

Baca juga : BRI Liga 1, Maung Bandung Dilarang Remehkan Si Juru Kunci

Belum lagi, konsistensi Alex telah membuatnya kembali ke puncak klasemen MotoGP dengan perolehan 140 poin. Pria asal Spanyol itu mengungguli duo Ducati pabrikan, Marc Marquez (139 poin) dan Francesco Bagnaia (120 poin).

Akan tetapi, Alex Marquez enggan menyambut ekspektasi tinggi itu. Menurut dia, mengikuti Martinator akan sulit karena kehadiran Marc Marquez dan faktor tunggangan.

“Martin nggak juara hanya karena manajemennya; dia juga sangat kencang. Dia punya bakat alami yang membuat dia menang di banyak momen,” kata Alex Marquez seperti dikutip dari GPOne.

“Kami kompetitif sampai sekarang, tapi dengan Marc di atas lintasan maka kompetitif saja tidak akan cukup untuk memenangi titel juara dunia. Situasinya mirip dengan Jorge, tapi tidak sama. Dia toh menunggangi motor pabrikan.”

Baca juga : Solo Menari 2025 Bakal Diramaikan Ratusan Penari Dan UMKM

“Aku selalu mengatakan hal yang sama, motor merah (Ducati pabrikan-red) memiliki ‘barang bagus’ yang memberi mereka sedikit lebih banyak, sedikit keuntungan di momen-momen tertentu, meski tidak selalu,” lanjut pebalap berusia 29 tahun ini.

“Selalu ada sesuatu yang kami coba dapatkan yang akan membantu kami sedikit lebih konsisten di balapan panjang, sesuatu yang mereka punya. Namun, ini kan tidak tergantung pada tim, ini bukan soal anggaran. Ini bergantung pada apakah Ducati mau memberikannya kepada kami atau tidak,” lugas Alex. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.