Dark/Light Mode

Menyerah, IOC Pertimbangkan Penundaan Olimpiade 2020

Senin, 23 Maret 2020 07:31 WIB
Olimpiade Tokyo 2020. (Foto : Istimewa)
Olimpiade Tokyo 2020. (Foto : Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Komite Olimpiade Internasional (IOC) menyerah. Sempat ngotot tidak akan menunda Olimpiade 2020, IOC akhirnya mempertimbangkan usulan penundaan event olahraga terbesar sejagat itu.

IOC dan beberapa federasi olahraga mengadakan rapat darurat pada Minggu (22/3). Hasilnya ada beberapa opsi soal "perencanaan skenario" untuk Olimpiade Tokyo 2020. Ini dilakukan setelah pandemi coronavirus menyebar.

Baca juga : Pertamina Borong Penghargaan Indonesia Green Awards 2020

Dijelaskan, IOC telah mendiskusikan opsi tetap 24 Juli atau menunda Games satu tahun karena wabah global coronavirus, tetapi membatalkan Olimpiade tidak akan menyelesaikan masalah.

"Oleh karena itu, pembatalan tidak ada dalam agenda," kata IOC dalam sebuah pernyataan yang juga menambahkan bahwa diskusi rinci akan selesai dalam empat minggu ke depan.

Baca juga : Cegah Penyebaran, Kementan Petakan Kasus Kematian Babi di NTT

Sebelumnya banyak negara minta Olimpiade ditunda. Komisi Atletik Dunia, Komite Paralimpik Internasional (IPC) dan komite Olimpiade juga berharap ajang ini ditunda.

"Kami tidak tahu seperti apa situasinya nanti. Tentu saja, kami mempertimbangkan beberapa skenario berbeda. Namun, berbeda dengan organisasi olahraga atau liga profesional lain, kami masih punya waktu 4,5 bulan dari Olimpiade,” tutur Thomas Bach dalam sebuah sesi wawancara khusus di New York, Amerika Serikat (AS), dikutip dari Kyodo News, Sabtu (21/3).

Baca juga : PLN Imbau Pelanggan Gunakan Pembayaran Online

“Mereka (cabang olahraga lain) bahkan lebih optimis dari kami karena sebagian besar dari mereka menunda event hingga April atau bahkan Mei. Kita berbicara soal ajang yang digelar akhir Juli,” pungkas lelaki berkebangsaan Jerman tersebut. [IPL]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.