Dark/Light Mode

Usai Dihina-Hina Rival, Inter Raih Scudetto Ke-21

Milan Lautan Biru

Selasa, 5 Mei 2026 06:20 WIB
Inter Milan juara Liga Italia. (Foto: Instagram/inter)
Inter Milan juara Liga Italia. (Foto: Instagram/inter)

RM.id  Rakyat Merdeka - Bukan hanya scudetto, Inter juga merajai topskor, top assist, penciptaan peluang, hingga rekor gol. Ini balasan bagi hinaan para rival usai Inter remuk di Final Liga Champions dan domestik musim lalu.

Inter Milan mengunci gelar juara Liga Italia dengan elegan usai menundukkan Parma 2-0 di Stadion Giuseppe Meazza. Kemenangan ini membuat Si Biru Hitam tak terkejar lagi oleh sang juara bertahan Napoli di sisa tiga laga musim ini. 

Melansir Reuters, ribuan pendukung Inter memadati Piazza del Duomo, Milan tak lama setelah peluit akhir berbunyi. Suasana perayaan semakin meriah dengan nyala flare dan kembang api yang menghiasi langit malam. 

Baca juga : Turnamen ATP Master 1000, Sinner Cetak Sejarah Juara 5 Kali Beruntun

Bukan hanya para pemain dan internal klub, para Interista pun menangis haru. Euforia ini menjadi pelampiasan publik Inter yang terus dihina para rival usai dibantai PSG pada Final Liga Champions, serta gagal di Liga Italia dan Coppa Italia musim lalu. 

Ini gelar scudetto Inter ke-21. Spesialnya lagi, terakhir kali Inter memastikan gelar liga secara matematis di kandang sendiri terjadi pada 1989. Sejak itu, beberapa gelar yang diraih klub selalu dipastikan di luar kandang atau dalam kondisi berbeda, termasuk perayaan yang tidak sepenuhnya berlangsung di markas mereka sendiri. 

Sejumlah rekor lain pun diraih Lautaro Martinez dkk. Inter menjadi jawara Serie A yang keenam kali dengan sisa setidaknya tiga pertandingan di liga (terakhir kali pada 2023/2024). 

Baca juga : Syifa Hadju, Santai Dituding Niru Kakak Ipar

Lalu, Chivu menjadi pelatih kelima yang meraih scudetto di musim pertama bersama Inter di Serie A. Ia mengikuti jejak Arpad Weisz (1929/1930), Alfredo Foni (1952/1953), Giovanni Invernizzi (1970/1971), dan Jose Mourinho (2008/2009). 

Inter mencetak setidaknya 80 poin di Serie A (di era tiga poin untuk kemenangan) untuk ke-12 kalinya dalam sejarah. Sejak 2020, Inter sudah melakukannya enam kali. Kemudian, Inter memenangi setidaknya 26 pertandingan dalam 35 pekan Serie A dalam satu musim untuk kelima kalinya dalam sejarah, setelah 1988/1989 (26), 2006/2007 (28), 2020/2021 (26), dan 2023/2024 (28). 

Inter mencetak 82 gol di Serie A musim ini. Dalam 75 tahun terakhir, Si Ular Besar tidak pernah mencetak gol lebih banyak dalam 35 pertandingan di satu musim. Belum berakhir, Inter sudah mencetak 115 gol di semua kompetisi pada 2025/2026 (termasuk Piala Dunia). [JON]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.