Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Kemenag Terbitkan 40 Buku Digital PAI untuk Siswa PAUD hingga Mahasiswa
- Investasi 6 Perusahaan TPT Berpotensi Ciptakan Hampir 10.000 Lapangan Kerja
- Bos Toyota: Solusi Atasi Krisis Iklim Bisa Dari Lingkungan Sekitar
- Transjakarta Gandeng APKI-PERDOKI, Perkuat Standar Kesehatan Pramudi
- Umuh Muchtar Optimistis Maung Bandung Makin Kuat
Jajal Mobil Lawas McLaren, Piastri Kepincut Deru Mesin V8
Jumat, 7 Agustus 2026 06:15 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Jeda paruh musim Formula 1 dimanfaatkan Oscar Piastri untuk bernostalgia dengan sejarah McLaren. Pembalap asal Australia itu mendapat kesempatan mengendarai mobil McLaren MP4-23 yang mengantarkan Lewis Hamilton meraih gelar juara dunia pada 2008.
Sebelumnya, Piastri menjajal McLaren MP4-22 yang digunakan Fernando Alonso pada musim 2007. Pengalaman ini memberinya kesempatan merasakan langsung karakter mobil Formula 1 dari era mesin V8 yang hingga kini masih dikenang banyak penggemar.
Menurutnya, mobil-mobil Formula 1 generasi lama menawarkan sensasi berkendara yang berbeda dibandingkan mobil saat ini. “Saya sangat menikmatinya,” kata Piastri seperti dikutip dari Crush, kemarin.
Baca juga : China Sanksi 6 Perusahaan AS
Ia menyebut bobot mobil yang lebih ringan serta suara mesin V8 menjadi daya tarik utama. Meski demikian, Piastri menegaskan mobil Formula 1 generasi sekarang tetap memiliki performa yang sangat cepat.
“Mobil-mobilnya sangat ringan dan suara yang dihasilkannya sungguh luar biasa. Mobil-mobil yang kita miliki sekarang jelas masih sangat cepat,” ujarnya.
Piastri mengakui ada faktor nostalgia yang membuat pengalaman tersebut terasa semakin istimewa. Era 2007-2008 merupakan masa ketika dirinya mulai mengikuti Formula 1 sebagai penonton.
Baca juga : Gisella Anastasia, Pangkas Ego Demi Gempi
“Ketika Anda tumbuh besar menontonnya di televisi dan mendengarkannya, pasti ada unsur nostalgia. Mengendarai mobilmobil dari tahun 2007 dan 2008 membuat saya tersenyum lebar saat keluar dari mobil,” tuturnya.
Kesempatan menjajal dua mobil legendaris McLaren itu juga memberi Piastri perspektif baru dalam membandingkan karakter mobil lintas generasi. Sebelumnya, pembalap berusia 25 tahun itu sempat mengkritik power unit Formula 1 saat ini usai GP Belgia. Piastri menilai pembalap kini terlalu bergantung pada pengelolaan energi melalui algoritma, sehingga ruang untuk mendorong mobil hingga batas maksimal menjadi lebih terbatas.
Setelah banjir kritik, Presiden FIA Mohammed Ben Sulayem mengusulkan agar Formula 1 kembali menggunakan mesin V8 pada regulasi berikutnya di awal dekade 2030-an. [DNU]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya