Dark/Light Mode

Arsenal Kirim Sinyal Bahaya

Selasa, 18 Agustus 2026 06:20 WIB
Hajar City 3-0, Arsenal menang Community Shield 2026. (Foto: Instagram/arsenal)
Hajar City 3-0, Arsenal menang Community Shield 2026. (Foto: Instagram/arsenal)

RM.id  Rakyat Merdeka - Selain rekor gol tercepat, trofi Community Shield menjadi pesan Arsenal untuk para rival. Ini momentum terbaik untuk mempertahankan gelar juara Premier League.

Arsenal langsung mengirim sinyal bahaya kepada para rivalnya. Mengawali musim 2026/2027, The Gunners menghajar Manchester City 3-0 untuk merebut trofi Community Shield 2026 di Principality Stadium, Cardiff , Wales. 

Riccardo Calafiori, Kai Havertz, dan kapten Martin Odegaard menjadi aktor kemenangan Arsenal. Calafiori bahkan mencetak gol pembuka hanya 23 detik setelah kick-off, sekaligus mencatatkan salah satu rekor tercepat dalam sejarah Community Shield. 

Kemenangan telak itu menjadi pernyataan keras Arsenal. Pasukan Mikel Arteta bukan hanya ingin mempertahankan gelar Premier League, tetapi juga memburu trofi-trofi lainnya pada musim baru. 

Baca juga : Trump Minta Latihan Militer Bersama Korsel Dikurangi

Arteta puas melihat timnya langsung menunjukkan rasa lapar untuk kembali meraih gelar. Manajer asal Spanyol itu menilai penampilan tersebut menunjukkan standar yang harus dipertahankan Arsenal sepanjang musim. 

“Itulah standarnya,” ujar Arteta, yang menekankan pentingnya mempertahankan hasrat dan energi seperti yang ditunjukkan anak asuhnya saat menghadapi City. 

Arteta juga memberikan sorotan khusus kepada Christos Tzolis. Pemain anyar Arsenal itu tampil impresif pada debut kompetitifnya dan terlibat dalam ketiga gol The Gunners. Tzolis mencatat dua assist, masingmasing untuk gol Havertz dan Odegaard. 

Calafiori pun menikmati malam istimewa. Selain membuka pesta Arsenal dengan gol kilat, bek asal Italia itu ikut merasakan atmosfer kemenangan yang menjadi modal penting menghadapi musim panjang. 

Baca juga : Adinia Wirasti, Date Night Tanpa Ponsel

Odegaard menegaskan kemenangan tersebut bukan alasan bagi timnya untuk cepat berpuas diri. Sang kapten justru melihat Community Shield sebagai awal dari target yang lebih besar. 

Arsenal ingin membangun momentum dari kemenangan tersebut untuk mempertahankan gelar Premier League sekaligus mengejar trofi lain, terutama Liga Champions. 

“Kami ingin terus membangun dari sini,” tukas Odegaard. 

Di kubu City. Enzo Maresca harus menerima kenyataan pahit dalam laga kompetitif pertamanya sebagai pelatih City. Menggantikan Pep Guardiola, Maresca langsung mendapat ujian berat dari Arsenal dan kalah telak 0-3. 

Baca juga : Jaga Optimisme di Tengah Gejolak Ekonomi Dunia

Maresca mengakui City masih harus melakukan banyak pembenahan. Kekalahan tersebut menjadi alarm bagi The Citizens sebelum memasuki persaingan Premier League. 

Hasil di Cardiff memperlihatkan perbedaan kesiapan kedua tim. Arsenal tampil agresif, percaya diri, dan efektif, sedangkan City kesulitan menemukan respons setelah tertinggal cepat. [GO]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.