Dark/Light Mode
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Miralem Pjanic dikabarkan menolak tawaran dari Chelsea dan Paris Saint-Germain. Andai hengkang dari Juventus, Pjanic cuma mau ke Barcelona.
Masa depan Pjanic di Juventus sedang dispekulasikan. Maurizio Sarri dianggap mulai kurang berminat memakai jasa gelandang asal Bosnia-Herzegovina ini. Hal itu terlihat saat Juventus mengalahkan Inter Milan di laga terakhir sebelum kompetisi ditangguhkan karena pandemi virus corona.
Pjanic cuma duduk manis di bangku cadangan. Jorginho disebut-sebut sebagai pemain yang diinginkan oleh Sarri. Pjanic lantas coba dimanfaatkan Juve sebagai alat tukar.
Baca juga : Soal Dana Pelunasan Haji, Kemenag: Jemaah Bisa Tarik
Ada pula Paris Saint-Germain yang menginginkan jasa gelandang 30 tahun itu. Namun, Chelsea dan PSG dikabarkan ditolak oleh Pjanic.
Menurut Tuttosport, Pjanic menolak Chelsea dan PSG demi Barcelona. Terlebih, Juventus ingin Pjanic ditukar dengan Arthur Melo. Rencana transfer Pjanic ke Barcelona berpotensi kandas. Arthur bersikeras tak mau meninggalkan Camp Nou.
Sementara itu Ronald Koeman membenarkan dirinya didekati oleh Barcelona di bulan Januari. Dia juga kembali mengungkap alasan harus menolak Los Cules. Barca memecat Ernesto Valverde usai kegagalan di Piala Super Spanyol pada 13 Januari 2020.
Baca juga : China Laporkan 3 Kasus Baru Corona
Sejumlah pelatih dikaitkan dengan Blaugrana, salah satunya Koeman. Koeman saat ini masih terikat kontrak dengan Timnas Belanda. Dengan Piala Eropa ditunda hingga tahun depan, eks juru taktik Everton itu harus bertahan bersama De Oranje lebih lama.
"Saya memang menerima panggilan telepon dari Barcelona. Saya harus menjaga komitmen dengan timnas Belanda dan bermain di Piala Eropa," kata Koeman di Catalunya Radio.
"Saat ini tim nasional lebih penting. Tak ada yang tahu apa yang terjadi di masa depan," dia menambahkan.
Baca juga : Dulu Sungkan, Xavi Kini Ngebet Pingin Latih Barcelona
Barcelona akhirnya menentukan pilihan pada Quique Setien. Bersama pelatih 61 tahun itu, Barca sudah tampil sebanyak 12 kali dengan catatan delapan kali menang, sekali imbang. [OSP]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.