Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Gerak Cepat, Waskita Karya Salurkan Ribuan Bantuan Untuk Korban Gempa NTT
- Juventus Menang Tipis di Pekan Pertama Serie A 2026/27
- Ibrahima Konate Ingin Buktikan Diri Di Real Madrid
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
RM.id Rakyat Merdeka - Tim Ducati masih menaruh harapan besar kepada pebalapnya, Andrea Dovizioso untuk menjuarai MotoGP musim ini. Diiming-imingi gaji naik kalau juara.
Dalam dua seri balapan pertama musim ini, Dovizioso gagal meraih kemenangan. Padahal, di dua balapan tersebut Marquez tidak ada. Lalu tim asal Italia itu memberi kesempatan hingga balapan seri kelima MotoGP 2020.
Baca juga : Seruan Lawan Covid Akan Digemakan 5 Kali Sehari Dari Masjid
Kontrak Dovizioso di Mission Winnow Ducati sejatinya akan berakhir setelah musim balap MotoGP 2020 usai. Dovizioso dan Ducati sebenarnya sama-sama ingin melanjutkan kerja sama, namun sang pebalap menuntut kenaikan gaji.
Hal itu pada akhirnya membuat pihak Ducati merasa keberatan. Akan tetapi, di sisi lain, mereka pun masih memerlukan jasa Dovizioso. Sebab, dalam tiga musim terakhir, Dovizioso selalu tampil sebagai runner-up kejuaraan.
Baca juga : Kader PPP Kudu Jadi Cawapres
Makanya dari itu, Ducati menantang Dovizoso bila mampu menang pada seri ketiga di Brno, serta seri keempat dan kelima di Spielberg, maka Ducati akan menuruti permintaan pebalap asal Italia tersebut.
Pasalnya, selama tiga musim terakhir, yang menjadi penghalang Dovizioso untuk meraih gelar juara hanyalah Marc Marquez. Kebetulan, saat ini Marquez sedang mengalami cedera sehingga harus absrn balapan sehingga situasi ini membuka Ducati untuk meraih kemenangan. Selain itu, Dovizioso juga memiliki catatan apik saat tampil di Spielberg.
Baca juga : Cegah Pengangguran, Pemerintah Diminta Tak Naikkan Cukai Rokok
“Sayangnya, sangat mungkin (Ducati berpisah dengan Dovizioso), ketika menyangkut gaji dan ide-ide dari mereka yang terlibat sangat berjauhan. Saya pikir kedua belah pihak dapat membuat konsesi dan kompromi,” ujar Direktur Olahraga Ducati, Paolo Ciabatti dikutip dari Speedweek. [KW]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya