Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Gerak Cepat, Waskita Karya Salurkan Ribuan Bantuan Untuk Korban Gempa NTT
- Juventus Menang Tipis di Pekan Pertama Serie A 2026/27
- Ibrahima Konate Ingin Buktikan Diri Di Real Madrid
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
RM.id Rakyat Merdeka - Pemain belakang Luke Shaw menyebut kekalahan Man United atas Tottenham Hotspur sangat menyakitkan. Dia berjanji kekalahan ini tak akan terulang lagi.
"Klub seperti United tidak seharusnya kalah, tapi kalah dengan cara ini sangat menyakitkan dan ini agak memalukan karena saya merasa kami telah mengecewakan banyak orang hari ini yang menonton di rumah," kata Shaw kepada Sky Sports, Senin (5/10).
Baca juga : Dihajar Aston Villa Tujuh Gol, Van Dijk : Tenang, Jangan Panik!
MU keok dihajar Spurs dengan skor 1-6. Di awal, Spurs sebetulnya memulai pertandingan dengan cara terbaik ketika Anthony Martial dijatuhkan oleh Davinson Sanchez di dalam area terlarang dan Bruno Fernandes mencetak gol lewat eksekusi penalti.
Namun setelah itu situasi menjadi berbalik. Pemain Spurs Son Heung-min dan Harry Kane masing-masing mencetak gol dua kali ketika manajer Jose Mourinho merayakan kemenangan kembalinya ia ke klub yang memecatnya 22 bulan lalu.
Baca juga : Disiplin 3M, Kunci Utama Menekan Covid-19
Hasil pertandingan di Old Trafford itu menyamai kekalahan terburuk United pada era Liga Premier. Mereka sebelumnya kalah 1-6 oleh saingan sekotanya Manchester City pada Oktober 2011
"Kami adalah para pemain di lapangan dan kami harus mempunyai standar yang sangat tinggi. Pemain yang kami miliki, mempunyai kualitas tapi belum tampak," kata Luke.
Baca juga : Cawalkot Surabaya Ini Rangkul Anak Muda Majukan UMKM
Man United kembali main saat bertandang ke Newcastle United dalam liga pada 17 Oktober setelah jeda internasional. Luke berjanji akan semaksimal mungkin.
"Kami perlu melihat diri kami sendiri di cermin sebagai individual tapi sebagai tim. Kami jauh dari itu saat ini. Ke depan, ini tak seharusnya terjadi," tutup Luke. [IPL]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya