Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Gerak Cepat, Waskita Karya Salurkan Ribuan Bantuan Untuk Korban Gempa NTT
- Juventus Menang Tipis di Pekan Pertama Serie A 2026/27
- Ibrahima Konate Ingin Buktikan Diri Di Real Madrid
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
RM.id Rakyat Merdeka - Kai Havertz menjadi pahlawan Chelsea di final Liga Champions 2020/21. Gol tunggalnya ke gawang Manchester City memas- tikan The Blues menjadi juara.
The Blues menang tipis 1-0 di Estadio Do Dragao, Porto, Minggu dini hari WIB, 30 Mei 2021. Usai laga, Havertz terlihat sangat emosional dalam mengangkat trofi si Kuping Besar. Pemain 21 tahun ini mencium mesra sang kekasih, Sophia Weber sambil mengangangkat trofi.
Baca juga : Georgina Rodriguez, Dapat Uang Bulanan Rp 1,6 M Dari CR-7
“Saya tak tahu harus berkata apa. Saya tak tahu harus bilang apa. Saya sudah menunggu lama,” kata Havertz dilansir ESPN. “Saya sudah menunggu 15 tahun untuk momen ini. Dan sekarang ini terjadi,” lanjutnya.
Havertz digaet Chelsea dari Bayer Leverkusen di bursa transfer musim panas. Dia sempat menjadi sasaran kritikan karena dianggap tak maksimal. Havertz juga disebut menjadi salah satu penyebab Frank Lampard dipecat sebaagai manajer The Blues.
Baca juga : Empat Trofi Disabet Merah Putih
Kehadiran Thomas Tuchel membawa peruntungan tersendiri untuk Havertz. Pemain asal Jerman ini mulai menunjukkan performa terbaik hingga membawa Chelsea juara Liga Champions. [BRT]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya