Dark/Light Mode

Olimpiade Terancam Tanpa Penonton

Jumat, 2 Juli 2021 06:43 WIB
Logo Olimpiade Tokyo. (Foto : Istimewa)
Logo Olimpiade Tokyo. (Foto : Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga menegaskan, ada kemungkinan Olimpiade diselenggarakan tanpa penonton setelah Samoa menarik mundur tim angkat besinya dari acara olahraga global tersebut.

Menurut Suga, menyelenggarakan Olimpiade tanpa penonton akan menjadi salah satu cara untuk mengurangi risiko infeksi. “Saya jelas menyatakan bahwa tidak ada penonton adalah salah satu kemungkinan,” kata Suga, kemarin.

Berita Terkait : Olimpiade Tokyo, PBSI Yakin Praven/Jordan Bisa Gondol Medali

Pemerintah Jepang akan membuat keputusan tentang penonton dan apakah akan mencabut keadaan darurat “semu” pekan depan. Pernyataan tersebut muncul setelah pemimpin koalisi junior mengatakan bahwa penyelenggara harus mempertimbangkan Olimpiade tanpa penonton.

“Saya harap mereka membuat keputusan tepat waktu, dan mempertimbangkan kemungkinan untuk tidak mengizinkan penonton,” kata Natsuo Yamaguchi, Ketua Komeito, mitra kolaisi junior Partai Demokrat Liberal (LDP).

Berita Terkait : Olimpiade 2032, Indonesia Masih Berpeluang Jadi Tuan Rumah

Pada Kamis, kasus Covid- 19 harian di Jepang berjumlah 673, turun sedikit dari hari sebelumnya sebanyak 714 kasus, yang merupakan tertinggi dalam lebih dari sebulan. Jepang kemungkinan akan memperpanjang tindakan pencegahan virus Corona di wilayah Tokyo selama dua pekan atau lebih, menurut sumber pemerintah kepada Reuters.

Sumber tersebut menambahkan, pemerintah dapat mengembalikan keadaan darurat penuh untuk Tokyo, tergantung pada tingkat situasi sistem medis. [KW]