Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
RM.id Rakyat Merdeka - WHO atau Organisasi Kesehatan Dunia prihatin atas kerumunan penonton di Euro 2020. Ternyata, hal itu membuat jumlah korban pandemi Corona meningkat.
“Kami prihatin dengan para penonton yang datang dari banyak negara, diizinkan memenuhi beberapa stadion di kota-kota tuan rumah laga tanpa protokol kesehatan yang ketat. Kita perlu melihat lebih dari sekadar kemeriahan di stadion itu sendiri,” ujar Petugas Darurat Senior WHO, Catherine Smallwood, kepada wartawan.
Baca juga : Luhut: Kasus Covid Masih Terus Nanjak Sampai 2 Pekan Mendatang
Dia mengatakan, setelah menonton sepak bola, juga tidak diketahui apakah para penonton bepergian lagi ke berbagai tempat dan kegiatan, sehingga menyebabkan penyebaran Covid.
Dia mengingatkan, selain di lokasi pertandingan sepak bola, aktivitas para penonton di tempat lain usai menonton sangat berpeluang menyebarkan Covid. “Peristiwa kecil terus- menerus inilah yang mendorong penyebaran virus,” ujar Smallwood.
Baca juga : Kasus Covid Melonjak, GIIAS 2021 Mundur Hingga September
Beberapa pemimpin Eropa juga menyuarakan keprihatinan mengenai kerumunan penonton ini. Menteri Dalam Negeri Jerman, Horst Seehofer yang sebelumnya menyebut keputusan badan sepak bola Eropa UEFA untuk mengizinkan kerumunan besar di Euro 2020 ‘sama sekali tidak bertanggung jawab’.
“Saya tidak bisa menjelaskan mengapa UEFA tidak masuk akal. Saya menduga itu karena komersialisme,” ujarnya. [JON]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya