Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
RM.id Rakyat Merdeka - Kandas sudah asa Indonesia mengais emas dari bulutangkis tunggal putra Olimpiade. Langkah pebulutangkis Anthony Sinisuka Ginting, harus berakhir di babak semifinal.
Ginting dihadang juara bertahan asal China, Chen Long dua game langsung 16-21, 11-21. Meski kecewa, Ginting ingin segera bangkit dan fokus pada pertandingan perebutan medali perunggu.
Baca juga : Besok, Greysia/Apriyani Siap Tarung Di Laga Perdana Olimpiade 2020
“Saya merasa kecewa karena tidak mudah untuk sampai ke tahap ini, semifinal Olimpiade. Tetapi itulah adanya,” sahut Ginting usai pertandingan.
Ginting bilang, akan ada yang menang dan kalah, tetapi dirinya harus cepat bangkit dan move on.
Baca juga : Ketemu Medioker, Ginting Ogah Sesumbar
“Karena saya masih memiliki satu pertandingan lagi. Saya mau fokus untuk besok, harapan saya bisa meraih medali perunggu,” katanya.
Ginting merasa pertandingan semifinalnya melawan Chen Long hari ini berbeda dengan pertemuan sebelumnya. Ginting yang kini unggul rekor pertemuan 8-5 merasa lawannya mengubah cara bermain.
“Saya pikir Chen Long bermain berbeda hari ini dari pertemuan kami sebelumnya. Dia mencoba tidak mengangkat bola terlalu banyak, itu yang membuat dia bisa mengontrol sepanjang pertandingan,” ungkap Ginting.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya