Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Greysia/Apriyani Raih Emas, Begini Analisis Menpora Zainudin Amali
Senin, 2 Agustus 2021 20:10 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menpora Zainudin Amali menilai kunci keberhasilan Greysia Polii/Apriyani Rahayu meraih medali emas karena bermain tanpa beban pada partai final di Musashino Forest Sport Plaza, Senin (2/8) pagi WIB.
Menpora menjelaskan dengan bermain lepas tanpa beban tekanan Greysia/Apriyani menjadi berkurang. “Berbeda dengan lawannya dari Cina yang sudah diunggulkan sejak awal, pasti memikul beban berat,” pungkasnya.
Baca juga : Menko Polhukam: Terima Kasih Bikin Indonesia Bangga
Sebab, menurut Menpora Amali, berlaga di Olimpiade atmosfirnya berbeda dan tekanannya lebih berat dari pada kejuaraan dunia atau single event lainnya.
Menpora mengaku sudah menyampaikan hal itu kepada Greysia/Apriyani usai memenangi laga semifinal atas pasangan Korea Selatan Lee So-hee/Shin Seung-chan, Sabtu lalu.
Baca juga : Besok, Greysia/Apriyani Siap Tarung Di Laga Perdana Olimpiade 2020
“Hari Sabtu kemarin saya sempat berbincang dengan Greysia lewat video call. Saya sampaikan ucapan terimakasih atas pencapaiannya sudah sampai di babak final. Saya sampaikan sebagai Menpora tidak membebani target apapun setelah ini, yang penting main lepas dan saya ajak dia bnyak bercanda untuk membuat dia rileks,” ungkapnya.
“Alhamdulillah cara itu tepat dan kita bisa lihat penampilan mereka yang tanpa beban tapi tetap fokus mengumpulkan poin demi poin. Selamat para Srikandi olahraga Indonesia,” ucap Menpora Amali.
Baca juga : Melorot Tapi Masih Aman
Untuk diketahui, Ganda putri Indonesia Greysia Polii/Apriyani Rahayu meraih medali emas cabang olahraga badminton Olimpiade Tokyo 2020 usai mengalahkan Chen Qing Chen/Jia Yi Fan (China) pada partai final.
Greysia/Apriyani menang dua gim langsung dengan skor 21-19, 21-15 dalam tempo 55 menit. Greysia/Apriyani menjadi ganda putri pertama Indonesia yang meraih medali emas Olimpiade. [IPL]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya