Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Sebelumnya
“Mereka sudah tahu bahwa yang boleh masuk ke stadion itu hanya maksimal 299 orang. Walaupun stadion itu isinya 20 - 30 ribu orang, Tetapi memang tidak boleh dating ke stadion. Tetapi oleh penyelenggara disiapkan tontonan melalui saluran televise. Pengalaman ini saya kira ini menjadi modal kita, sukses story dari turnamen pramusim Piala Menpora itu bisa kita jadikan sebagai patokan untuk penyelenggaraan Liga 1 dan Liga 2,” pungkasnya.
Selain itu, Menpora menjelaskan sejumlah protokol kesehatan yang diterapkan panitia pada saat Piala Menpora antara lain orang yang akan masuk ke stadion harus dilakukan tes swab COVID-19 dan itu berlaku bagi semua orang.
Baca juga : Berbekal Piala Menpora, Zainudin Amali Yakin Liga 1 Bisa Bergulir
“Saya mengelilingi tempat-tempat pertandingan itu. Setiap masuk ke stadion saya dicolok, di swab, tapi tidak apa-apa. Kita harus patuh memberi contoh masyarakat atau suporter akan patuh,” pungkasnya.
Menpora Amali bersama kepolisian dan Satgas Covid-19 mengawasi betul protokol kesehatan selama Piala Menpora tersebut berlangsung. Bahkan suatu waktu, di awal-awal pertandingan ada suatu kafe yang menggelar nonton bareng. Tapi langsung dibubarkan kepolisian setempat setelah dirinya melaporkan hal itu kepada penyelenggara.
Baca juga : Menpora Optimistis Liga 1 Digelar 20 Agustus
“Saya komunikasi ke penyelenggara, penyelenggara komunikasi ke Polri dan Polres setempat langsung ke tempat itu dan langsung dibubarkan. Dan pemilik kafe diperingatkan kalau dibuka lagi bisa kena sanksi,” jelasnya.
Sementara itu, terkait adanya kejadian yang terjadi setelah Piala Menpora selesai diamana ada luapan kegembiraan berlebihan dari supporter Persija Jakarta yang keluar sebagai juara kompetisi dengan melakukan kerumunan dan konvoi. Disisi lain, ada luapan kekecewaan dari supporter Persib Bandung yang kalah dalam laga pamungkas tersebut dengan melakukan serangkaian aksi di Bandung.
Baca juga : Hanoi Perpanjang Lockdown Hingga 22 Agustus
Menurutnya, dua kejadian ini akan menjadi pelajaran bagi kompetisi Liga 1 dan Liga 2 nantinya.“Kalau turnamen Piala Menpora kemarin kan cuma sebulan. Nah ini panjang sehingga tempat atau daerah yang potensi akan arak-arakan, akan ramai akan, gaduh sudah bisa diantisipasi. Saya kira ini pelajaran bagi aparat kita dan juga bagi para suporter kita,” jelasnya.
Menpora Amali berencana seakan meakukan pertemuan dengan pemilik klub dan pimpinan supporter untuk persiapan Liga 1 dan Liga 2 sehingga mereka patuh protokol kesehatan dan kejadian tersebut tidak terulang lagi.“Saya akan lakukan itu dan saya dengarin (aspirasi supporter). Walaupun memang aspirasinya luar biasa,” katanya. [IPL]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya