Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Sabtu Berkah Bareng Ojol, Kapolda Metro Jaya Ajak Pengemudi Utamakan Keselamatan
- Menperin: Pendidikan Vokasi Kunci Cetak SDM Industri Unggul
- Nawakara Edukasikan Generasi Muda Soal Keamanan Hingga Kepedulian Lingkungan
- BRI Peduli Salurkan 270 Unit Mesin Pompa Air Bantu Kendalikan Api di Kalimantan
- Pemprov DKI Siapkan 11 Rusun dalam APBD 2027, Rorotan dan Marunda Prioritas
RM.id Rakyat Merdeka - Situasi dan kondisi Arsenal awal musim ini sangat mengkhawatirkan. Padahal, The Gunners telah menggelontorkan anggaran hingga ratusan juta poundsterling untuk mewujudkan dream team sesuai keinginan sang Pelatih Mikel Arteta.
Seperti diketahui, jelang dimulainya musim kompetisi Liga Inggris 2021/2022, Arsenal menghabiskan sekitar 127 juta poundsterling, atau hampir 150 juta euro (sekitar Rp 2,5 triliun) untuk belanja pemain.
Baca juga : In Memoriam 113 Tahun Samik Ibrahim
Mereka mengeluarkan 50 juta pound untuk Ben White, 34 juta pound untuk Martin Ode gaard, 30 juta pound buat Aaron ramsdale, lalu masing-masing 17,2 dan 6,8 juta pound untuk Albert Sambi Lokongan dan Nuno tavares.
Namun, ekspektasi mereka bisa jadi tim hebat dan bisa memenangkan banyak pertandingan, justru kebalikannya. Arsenal mengawali musim ini dengan menelan kekalahan 02 dari tamunya Chelsea.
Baca juga : Kuras Kantong Rp 1,9 Triliun, Chelsea Ikat Romelu Lukaku 5 Tahun
Gol pertama The Blues dikemas Romelu Lukaku pada menit ke-15, dan gol kedua dicetak Reece James di menit 35.
Kekalahan ini mengakibatkan Meriam London kini terbenam di posisi 19 Liga Inggris. Start buruk Arsenal musim ini bikin mantan pemainnya, Bacary Sagna, khawatir.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya