Dewan Pers

Dark/Light Mode

PON Papua

Polo Air Putra, Jabar Raih Emas Usai Taklukan DKI Jakarta

Minggu, 3 Oktober 2021 18:32 WIB
Tim Polo Air putra DKI saat pengalungan medali emas, Minggu (3/10). (Foto : PB PON XX)
Tim Polo Air putra DKI saat pengalungan medali emas, Minggu (3/10). (Foto : PB PON XX)

RM.id  Rakyat Merdeka - Tim polo air putra Jawa Barat berhasil meraih medali emas PON XX Papua, setelah di partai puncak dengan susah payah mengalahkan juara bertahan DKI Jakarta 8-5 dalam laga di Stadion Akuatik, Kampung Harapan, Kabupaten Jayapura, Minggu 03 Oktober 2021.

Dengan kemenangan ini, Jawa Barat berhasil memuncaki klasemen akhir meraih empat kemenangan di empat pertandingan tanpa terkalahkan. Putra Jawa Barat mengoleksi 12 poin.

Tiga kemenangan Jawa Barat sebelumnya menaklukan Papua 20-12, mengalahkan Jambi 19-3 dan menghempaskan Jawa Timur 22-12. Di peringkat dua DKI Jakarta dengan sembilan poin dari tiga kali menang dan sekali kalah.

Berita Terkait : Tuan Rumah Tambah Emas Dari Muaythai Kelas 45 Kg

Tiga kemenangan DKI Jakarta sebelumnya menekuk Papua 22-07, mengalahkan Jambi 26-04 dan menjinakan Jawa Timur 22-08. Dalam pertandingan ini, di awal kuarter DKI Jakarta sempat unggul 3-1 lewat dua gol Hizkia Bimantoro dan Brandley Ignatius Legawa.

Namun di kuarter kedua, DKI tidak bisa mencetak gol dan Jawa Barat berbalik unggul 4-3. Pada kuarter ketiga skor cukup ketat DKI tertinggal dan Jabar masih memimpin 6-5. Saat DKI tengah menguasai jalannya pertandingan, di sisa empat menit terakhir dirugikan akibat keputusan wasit yang memberi kartu merah kepada pemain DKI Jakarta, Hizkia Bimantoro diganjar kartu merah.

DKI mendapat kartu merah tanpa pergantian pemain. Jabar unggul jumlah pemain dan mendominasi permainan untuk menang dengan skor 8-5. Jabar berhak atas medali emas dan DKi medali perak.

Berita Terkait : Bamsoet Harap, PON Papua Perkukuh Rasa Persatuan Dan Nasionalisme

"Di awal laga kami tertinggal sampai tiga gol, sangat berat buat kami. Tapi di kuarter selanjutnya pemain DKI emosinya labil, sehingga Jabar bisa menyusul. Senang sekali ya karena Jabar terakhir merebut emas polo air putra pada PON pertama 1948. Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu," ujar Pelatih Kepala Jawa Barat, Henry Marciano Raditya.

"Para pemain DKI sudah berusaha keras, bahkan kami sempat memimpin di kuarter-kuarter awal. Namun Jabar lebih dinaungi keberuntungan di PON XX Papua. Selamat untuk Jabar. DKI akan bangkit di event selanjutnya," ujar Pelatih DKI, Dean Baldwin.

Peringkat tiga adalah Papua, setelah di pertandingan keempat menaklukan Jambi dengan skor 20-17. Ini juga sejarah bagi Papua yang berhak mendapatkan perunggu untuk kali pertama di ajang polo air putra.

Berita Terkait : Hari ini, Papua Dan Jabar Berebut Emas Futsal, Lima Cabor Digelar Di Mimika

Papua di peringkat tiga berhak mendapatkan medali perunggu dengan koleksi enam poin dari empat kali bertanding dua kali menang dan dua kali kalah. Dua kemenangan Papua diraih saat mengalahkan Jatim 21-17 dan menaklukan Jambi 20-17. Peringkat empat adalah Jambi yang mengoleksi tiga poin dari satu kemenangan dan posisi juru kunci klasemen Jawa Timur. [WUR]