Dark/Light Mode

Digitalisasi UMKM Kostum Kucing

Selasa, 3 Agustus 2021 19:53 WIB
DWI PAMBUDO / RM
Penjahit sekaligus perancang kostum kucing Fredi Lugina Priadi mengajarkan anaknya Sakhi Atha belajar secara online di Kediamannya, Desa Jampang, Kabupaten Bogor, Selasa (3/8/2021). Fredi memanfaatkan digitalisasi usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) menjadi strategi untuk bertahan dan bangkit di masa pandemi Covid-19 dengan cara menawarkan kostum kucing hasil karyanya melalui media sosial dan toko online. Mantan guru honorer Sekolah Dasar ini mengaku setiap bulannya meraup pendapatan sekitar 2,5 hingga 3 juta rupiah dipasarkan dari harga 100 ribu hingga 150 ribu rupiah per potong dan bisnisnya meningkat 20 hingga 30% serta laku hingga ke negara Amerika Serikat, Filipina dan Thailand.
Penjahit sekaligus perancang kostum kucing Fredi Lugina Priadi mengajarkan anaknya Sakhi Atha belajar secara online di Kediamannya, Desa Jampang, Kabupaten Bogor, Selasa (3/8/2021). Fredi memanfaatkan digitalisasi usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) menjadi strategi untuk bertahan dan bangkit di masa pandemi Covid-19 dengan cara menawarkan kostum kucing hasil karyanya melalui media sosial dan toko online. Mantan guru honorer Sekolah Dasar ini mengaku setiap bulannya meraup pendapatan sekitar 2,5 hingga 3 juta rupiah dipasarkan dari harga 100 ribu hingga 150 ribu rupiah per potong dan bisnisnya meningkat 20 hingga 30% serta laku hingga ke negara Amerika Serikat, Filipina dan Thailand.