Dark/Light Mode

Evident Institute Soroti Risiko Disinformasi terhadap Kebijakan Publik

Selasa, 6 Januari 2026 16:04 WIB
M QORI HALIANA / RM
Eksekutif Direktur Evident Institute Rinatania Anggraeni Fajriani menyampaikan paparan dengan tema Kaleidoskop Kebohongan Publik 2025 dan Tantangan 2026: Pola Isu, Target, dan Medium Persebaran di Jakarta, Selasa (6/1/2025).
Eksekutif Direktur Evident Institute Rinatania Anggraeni Fajriani menyampaikan paparan dengan tema Kaleidoskop Kebohongan Publik 2025 dan Tantangan 2026: Pola Isu, Target, dan Medium Persebaran di Jakarta, Selasa (6/1/2025).

Evident Institute memaparkan temuan dan proyeksi terkait Disinformasi, Fitnah, dan Kebencian (DFK) yang dinilai berpotensi meningkat secara sistematis pada 2026. DFK tidak lagi dipandang sekadar persoalan komunikasi, melainkan telah berkembang menjadi risiko struktural yang dapat mengganggu stabilitas ekspektasi publik, kepercayaan ekonomi, serta efektivitas pelaksanaan kebijakan strategis negara, khususnya pada periode fiskal dan politik yang sensitif.

Berdasarkan analisis data terbuka sepanjang 2025 serta proyeksi dengan pendekatan kuantitatif, Evident Institute menekankan perlunya penguatan sistem mitigasi dan pemantauan DFK sebagai mekanisme peringatan dini guna menjaga stabilitas sosial dan ekonomi nasional.