Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Sabtu Berkah Bareng Ojol, Kapolda Metro Jaya Ajak Pengemudi Utamakan Keselamatan
- Menperin: Pendidikan Vokasi Kunci Cetak SDM Industri Unggul
- Nawakara Edukasikan Generasi Muda Soal Keamanan Hingga Kepedulian Lingkungan
- BRI Peduli Salurkan 270 Unit Mesin Pompa Air Bantu Kendalikan Api di Kalimantan
- Pemprov DKI Siapkan 11 Rusun dalam APBD 2027, Rorotan dan Marunda Prioritas
Evident Institute Soroti Risiko Disinformasi terhadap Kebijakan Publik
Selasa, 6 Januari 2026 16:04 WIB
M QORI HALIANA / RM
Evident Institute memaparkan temuan dan proyeksi terkait Disinformasi, Fitnah, dan Kebencian (DFK) yang dinilai berpotensi meningkat secara sistematis pada 2026. DFK tidak lagi dipandang sekadar persoalan komunikasi, melainkan telah berkembang menjadi risiko struktural yang dapat mengganggu stabilitas ekspektasi publik, kepercayaan ekonomi, serta efektivitas pelaksanaan kebijakan strategis negara, khususnya pada periode fiskal dan politik yang sensitif.
Berdasarkan analisis data terbuka sepanjang 2025 serta proyeksi dengan pendekatan kuantitatif, Evident Institute menekankan perlunya penguatan sistem mitigasi dan pemantauan DFK sebagai mekanisme peringatan dini guna menjaga stabilitas sosial dan ekonomi nasional.
Tags :
Foto Lainnya