Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Prabowo di KTT BRICS: Indonesia Tidak Suka Didikte Kekuatan Tertentu
- Hari Ke-6, Tim SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal di Selat Sunda
- Telkomsel Luncurkan Halo Optima Hadirkan Kuota Hingga 2.000 GB
- Luka Menalo Kecewa, Igor Tolic Minta Maaf
- Roll To Glory FIFA ASEAN Cup 2026 Meriahkan CFD Jakarta
Evident Institute Soroti Risiko Disinformasi terhadap Kebijakan Publik
Selasa, 6 Januari 2026 16:04 WIB
M QORI HALIANA / RM
Evident Institute memaparkan temuan dan proyeksi terkait Disinformasi, Fitnah, dan Kebencian (DFK) yang dinilai berpotensi meningkat secara sistematis pada 2026. DFK tidak lagi dipandang sekadar persoalan komunikasi, melainkan telah berkembang menjadi risiko struktural yang dapat mengganggu stabilitas ekspektasi publik, kepercayaan ekonomi, serta efektivitas pelaksanaan kebijakan strategis negara, khususnya pada periode fiskal dan politik yang sensitif.
Berdasarkan analisis data terbuka sepanjang 2025 serta proyeksi dengan pendekatan kuantitatif, Evident Institute menekankan perlunya penguatan sistem mitigasi dan pemantauan DFK sebagai mekanisme peringatan dini guna menjaga stabilitas sosial dan ekonomi nasional.
Tags :
Foto Lainnya