Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Indonesia-Pakistan Makin Lengket! Atta Ul Karim Luncurkan Website Penguat Kerja Sama
Minggu, 23 Februari 2025 13:22 WIB
Hubungan Indonesia dan Pakistan makin mesra! Dalam rangka memperingati 75 tahun hubungan diplomatik kedua negara, Atta Ul Karim, Ketua International Creatives Exchange (ICE) sekaligus pendiri www.pakistanindonesia.com, meresmikan sebuah website yang digadang-gadang bakal memperkuat kerja sama di berbagai sektor. Acara peluncuran yang digelar di Pusat Pelatihan Kerja Daerah Jakarta Pusat ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting yang menyoroti peluang kolaborasi antara dua negara sahabat ini.
Atta Ul Karim, pria kelahiran Pakistan yang kini bermukim di Indonesia, menyebut kehadiran website ini sebagai bentuk rasa terima kasihnya kepada dua negara yang telah banyak memberinya pelajaran hidup.
"Ini adalah balas budi saya untuk Indonesia dan Pakistan, dua negara yang begitu berarti. Saya berharap situs ini bisa bermanfaat dalam bidang pendidikan, kebudayaan, pariwisata, hingga pertahanan," tuturnya penuh semangat, usai acara launching website pakistanindonesia.com dalam Rangkaian Program 75 Tahun Hubungan Bilateral Indonesia dan Pakistan, di Jakarta, Minggu (23/2/2025).
Website www.pakistanindonesia.com digadang-gadang jadi jembatan emas untuk memperkenalkan berbagai potensi yang dimiliki Indonesia dan Pakistan. Untuk tahap awal, situs ini akan fokus pada sektor pendidikan, pariwisata, dan pertahanan. Namun, ke depan, informasi seputar perdagangan juga bakal ditambahkan, mengingat potensi besar yang dimiliki kedua negara dalam sektor ini.
Hubungan Indonesia dan Pakistan memang sudah lama akrab. Pakistan adalah salah satu negara pertama yang mengakui kemerdekaan Indonesia pada 1947. Dari dulu hingga sekarang, kerja sama antara kedua negara terus berkembang, baik di bidang diplomasi, ekonomi, maupun pertahanan.
Dalam acara peluncuran, Dr. Sumardiansyah Perdana Kusuma, seorang pendidik dan sejarawan, mengingatkan bahwa hubungan kedua negara sudah terjalin sejak abad ke-13, seiring dengan masuknya Islam ke Nusantara. "Pakistan adalah negara pertama yang mengakui kemerdekaan Indonesia. Ini sejarah yang harus kita jaga dan kembangkan," tegasnya.
Sektor pendidikan jadi salah satu fokus utama website ini. Dengan platform ini, diharapkan makin banyak mahasiswa Indonesia yang bisa melanjutkan studi ke Pakistan dan sebaliknya. Menurut Dr. Sumardiansyah, Indonesia bisa belajar banyak dari kebijakan pendidikan di Pakistan, di mana pendidikan dasar hingga menengah diberikan secara gratis untuk seluruh warga negara.
Pariwisata juga tidak luput dari perhatian. Sean Richard Bangun, dari Asosiasi Kemberin Kembali Berwisata Indonesia, menyebut Pakistan punya potensi wisata alam yang luar biasa.
"Banyak orang Indonesia belum tahu kalau Pakistan punya gunung tertinggi kedua di dunia dan lembah-lembah yang menakjubkan. Website ini bisa jadi jembatan untuk mengenalkan pesona Pakistan ke masyarakat Indonesia," ujarnya.
Tak hanya pendidikan dan pariwisata, pertahanan juga jadi sektor yang makin erat dalam hubungan Indonesia-Pakistan. Sugeng Hariyadi, Kasubdit Asia Ditkersin Kementerian Pertahanan mengungkapkan bahwa kerja sama militer kedua negara terus berkembang, termasuk latihan bersama.
"Kompleksitas geopolitik di kawasan memang jadi memang jadi tantangan, tapi kami yakin kerja sama ini akan memperkuat stabilitas dan keamanan," ujarnya.
Atta Ul Karim memastikan bahwa ke depan, pihaknya bakal menggandeng lebih banyak instansi pemerintah Indonesia, seperti Kementerian Pendidikan, Kementerian Perdagangan, dan Kementerian Pariwisata. Dengan kehadiran website ini, diharapkan hubungan Indonesia-Pakistan makin lengket dan membuka lebih banyak peluang kerja sama yang menguntungkan kedua negara.
"Kami ingin memanfaatkan teknologi digital untuk memperkenalkan Indonesia dan Pakistan lebih dekat lagi. Harapan saya, website ini bisa menjadi alat untuk meningkatkan kerja sama di berbagai sektor dan membawa manfaat besar bagi kedua negara," tutup Atta penuh optimisme.
Dengan sejarah panjang 75 tahun, Indonesia dan Pakistan kini melangkah ke arah kerja sama yang lebih erat dan berkelanjutan. Ke depan, hubungan ini diharapkan terus menguat, baik secara bilateral maupun di panggung global.
Videografer & Editor:
Hendrawan K Wijaya
Tags :
Video Lainnya