Dark/Light Mode

45 Tahun Kalpataru, Menteri Minta Tambah Penghargaan Lestari

Rabu, 4 Juni 2025 09:06 WIB

Kalpataru genap berusia 45 tahun. Peringatannya digelar beda dari biasanya, bukan acara kaku penuh protokoler, tapi forum diskusi santai alias sarasehan bareng para pejuang lingkungan.

Selama empat dekade lebih, sebanyak 428 tokoh dari seluruh penjuru Nusantara sudah diganjar Kalpataru penghargaan tertinggi buat mereka yang rela berkotor-kotor ria demi bumi yang lebih bersih.

“Dari total itu, kami telusuri kembali. Ada yang sudah almarhum, ada yang berhenti berkegiatan, dan ada juga yang entah ke mana,” beber Rosa Vivien Ratnawati, Sekretaris Utama Kementerian Lingkungan Hidup dan BPLH. 

Atas dasar itu, Pak Menteri, sebutan akrab untuk Menteri LH mengusulkan satu bentuk penghargaan baru: Kalpataru Lestari. Ini diberikan untuk mereka yang masih aktif, terus bergerak dan konsisten menjaga alam selama lima tahun atau lebih. Para penerimanya akan diserahkan langsung oleh Pak Menteri sendiri.

“Ini bukan sekadar seremoni, tapi ajang mempertemukan kembali para penerima Kalpataru dalam suasana guyub, supaya saling menginspirasi dan memperkuat jejaring,” lanjut Rosa.

Di forum itu terlihat jelas, mereka yang dulu diganjar Kalpataru bukan orang sembarangan. Ada yang menanam pohon hingga jutaan batang, ada yang berjibaku menjaga hutan dari perambahan, ada pula yang tekun mengolah sampah jadi emas.

“Pak Menteri juga menugaskan Kapus GLI (Kepala Pusat Generasi Lingkungan Indonesia) untuk mereplikasi kegiatan-kegiatan Kalpataru. Biar makin banyak yang terinspirasi dan mau ikut bergerak,” ujar Rosa.

Satu hal yang tak bisa dibantah: perubahan besar selalu berawal dari langkah kecil. Dari satu orang, dari satu komunitas, lalu menyebar jadi gerakan yang bisa menghijaukan Indonesia.

 

Videografer & Editor:

Hendrawan K Wijaya