Dark/Light Mode

IBI Rayakan HUT ke-74: Bidan Garda Depan Menuju Indonesia Emas 2045

Selasa, 24 Juni 2025 23:41 WIB

Ikatan Bidan Indonesia (IBI) memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 dan Hari Bidan Internasional 2025 dengan menggelar acara puncak bertema kebangsaan di Jakarta. Kegiatan ini menjadi tonggak penting untuk menegaskan kembali peran strategis bidan dalam memperkuat sistem kesehatan nasional yang adil, inklusif, dan responsif terhadap krisis.

Dengan mengangkat tema nasional “Peran Strategis Bidan dalam Memenuhi Hak Kesehatan Seksual dan Reproduksi Perempuan di Setiap Kondisi Krisis, Menuju Indonesia Emas 2045” dan tema global “Midwives: Critical in Every Crisis”, acara ini menekankan posisi vital bidan sebagai garda terdepan dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak, terutama di tengah berbagai tantangan global maupun nasional.

Ketua Umum Pengurus Pusat IBI, Ade Jubaedah, dalam sambutannya menyampaikan bahwa bidan telah menjadi pilar utama dalam pemenuhan hak-hak kesehatan perempuan, bahkan di tengah situasi darurat seperti pandemi dan bencana alam. Ia menegaskan bahwa IBI terus berkomitmen untuk memperjuangkan profesionalisme, perlindungan, dan kesejahteraan para anggotanya, sembari menghadirkan aksi nyata melalui berbagai kegiatan sosial, edukatif, dan pelayanan kesehatan sejak Maret 2025.

“Perayaan ini bukan sekadar seremoni, tetapi bentuk nyata dari panggilan kolektif seluruh bidan Indonesia untuk terus berkontribusi dalam pembangunan kesehatan bangsa,” ujar Ade, Selasa (24/6/2025). 

Sejumlah tokoh lintas sektor turut hadir, menunjukkan kekuatan kolaborasi nasional dalam memperkuat peran bidan. Anggota Komisi VI DPR RI, Rieke Diah Pitaloka, dalam sambutannya menyebut bidan sebagai “prajurit NKRI dengan patriotisme tinggi”. Ia mendorong adanya perlindungan hukum dan peningkatan kesejahteraan, khususnya bagi bidan yang bertugas di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, terluar).

Wakil Menteri BKKBN, Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka, juga menyampaikan apresiasi terhadap kontribusi bidan dalam program Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP). Ia menekankan pentingnya sinergi data dan peningkatan kapasitas untuk menyiapkan generasi emas Indonesia.

“Peran strategis bidan tidak bisa dipisahkan dari keberhasilan pembangunan manusia Indonesia,” tegasnya.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam sambutannya secara virtual menyebut bahwa bidan adalah kekuatan utama dalam transformasi sistem kesehatan nasional, khususnya dalam layanan kesehatan ibu dan anak.

“IBI dan para bidan harus menjadi garda depan dalam agenda Indonesia Sehat,” ujarnya.

Dukungan legislatif juga datang dari Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Putih Sari. Ia menegaskan pentingnya kesejahteraan bidan, dan menyampaikan bahwa DPR tengah bekerja sama dengan Kementerian PUPR untuk menyediakan rumah dinas bagi bidan di daerah.

Acara puncak ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk perwakilan dari UNFPA, Global Affairs Canada (GAC), tokoh lintas kementerian/lembaga, dan delegasi dari 38 provinsi di Indonesia. Kehadiran mereka menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam memperkuat sistem layanan kebidanan nasional.

Peringatan HUT ke-74 IBI ini bukan hanya perayaan tahunan, tetapi juga seruan bersama untuk terus memperkuat peran bidan dalam mewujudkan generasi sehat dan berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.

“Teruslah berkarya, berinovasi, dan mengabdi untuk kesehatan perempuan, keluarga, dan bangsa,” tutup Ade Jubaedah dalam pesan penuh semangat kepada seluruh bidan Indonesia.

 

Video: IBI

Editor: Hendrawan K Wijaya