Dark/Light Mode

Jejak Diplomasi Prabowo Untuk Kemerdekaan Palestina

Kamis, 16 Oktober 2025 09:35 WIB

Presiden Prabowo Subianto aktif mendorong penyelesaian konflik Gaza dan dukungan terhadap kedaulatan Palestina, bahkan saat masih menjabat sebagai Menteri Pertahanan (Menhan).

Upayanya kini menuai hasil konkret, Israel dan Hamas sepakat mengakhiri perang dan membebaskan sandera melalui jalur diplomasi internasional.

Saat masih menjadi Menhan, Prabowo aktif menghadiri forum-forum internasional untuk memperjuangkan kemerdekaan Palestina. Pada forum IISS Shangri-La Dialogue 2024 yang digelar di Hotel Shangri-La, Singapura (1/6/2024), Prabowo menegaskan komitmen Indonesia untuk terus membantu rakyat Gaza.

Pada 11 Juni 2024, Prabowo juga menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) “Call for Action: Urgent Humanitarian Response for Gaza” di Amman, Yordania.

Setelah menjabat sebagai presiden, perjuangan Prabowo tidak terhenti. Pada Desember 2024, ketika Presiden Prabowo bertemu secara hangat dengan Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi dan membahas kesepakatan untuk terus mendukung perjuangan kemerdekaan Palestina dan solusi dua negara.

Prabowo juga bertemu dengan Presiden Uni Emirat Arab (UEA) Mohamed bin Zayed Al Nahyan (MBZ) di Istana Qasr Al Shatie, Abu Dhabi pada April 2025.

Pada April 2025, Prabowo tampil di hadapan Parlemen Turki di Ankara. Masih di bulan yang sama, dalam forum Antalya Diplomacy Forum (ADF) 2025, Prabowo juga melontarkan kritik tajam terhadap negara-negara adidaya yang menurutnya gagal memenuhi janji mereka terhadap negara berkembang.

Ketika tiba waktunya berbicara di Sidang Umum PBB ke-80 di New York, 23 September 2025, Prabowo menegaskan kembali dukungan Indonesia untuk mengakhiri konflik di Gaza. Prabowo juga menekankan bahwa pengakuan kedaulatan Palestina dan jaminan keamanan Israel harus berjalan beriringan.