Sebelumnya
Apakah Golkar sudah mempertimbangkan duet bersama PAN pada Pilpres 2024?
Kami melihat, lebih baik kontestasi demokrasi ini, bisa semaksimal mungkin menghadirkan Capres.
Jika memang tiga atau empat pasang dianggap lebih baik untuk menghadirkan pilihan, maka akan lebih banyak opsi bagi publik untuk menentukan pilihan sesuai suara hatinya.
Apakah sudah ada pembicaraan serius dengan PAN?
Baca juga : Fikri Yasin: Kami Matangkan Agar Bisa Segera Deklarasi
Ini baru simulasi ya, karena semua masih cair. Bagi Golkar, wacana seperti ini untuk memberikan gambaran ke publik bahwa spectrum yang diciptakan bisa beragam.
Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno menilai, jika AH-Zulhas jadi Capres dan Cawapres, itu berarti ketum partai tidak latah mengusung kader partai lain. Tanggapan Anda?
Sepakat. Bargaining sebagai ketum partai adalah membawa gerbong besar yang harus diperhitungkan. Sudah seharusnya ketum partai tidak hanya bicara tentang kepentingannya. Namun, institusi yang dipimpinnya harus diperjuangkan dalam memutuskan koalisi.
Golkar dinilai akan mendapatkan efek positif dari pemilih, jika mengusung ketumnya sebagai Capres. Bagaimana menurut Anda?
Baca juga : Pakar Hukum: Sistem Proporsional Terbuka Picu Politik Uang dan Korupsi
Kami paham itu. Karenanya, kami terus solid mengusung Pak AH sebagai Capres Golkar. Itulah yang akan memberi efek ekor jas.
Apakah Anda yakin AH-Zulhas akan terwujud?
Pasangan ini memungkinkan untuk diusung sebagai Capres dan Cawapres. Tidak ada hambatan, hanya masalah waktu. Tidak usah terburu-buru. Semua bisa terjadi dan berubah, di tengah dinamika politik yang sangat tinggi.
Rektor Paramadina, Didik J Rachbini juga menilai, masuknya Ridwan Kamil ke Golkar akan menambah daya gedor di Jawa Barat (Jabar) Pendapat Anda?
Baca juga : Duet Ganjar-Airlangga Bakal Terwujud Jika PDIP Gabung KIB
Bukan satu-satunya faktor. Semua kader di Jabar bekerja optimal. Termasuk Ketua DPD Golkar Jawa Barat Kang Ace Hasan Syadzili. Kader kami di Jabar bagus-bagus. [NNM]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.