BREAKING NEWS
 

Kasus Pembakaran Suami, Kesehatan Mental Bermasalah

Muhammad Iqbal: Masalah Mental Sering Terjadi Di Masyarakat

Reporter : NANA MAULANA
Editor : DAUD FADILLAH
Rabu, 12 Juni 2024 07:50 WIB
Muhammad Iqbal, Dosen Psikologi Universitas Paramadina. (Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id)

 Sebelumnya 
Bagaimana pandangan Anda tentang kasus pembakaran polisi oleh istrinya yang juga polisi?

Kekerasan rumah tangga yang dilakukan istri dan suami sebagai korban, sebenarnya bukan cuma ter­jadi dalam kasus ini. Namun, banyak suami enggan dan malu melaporkan kepada penegak hukum atau keluar­ganya. Karena, dianggap aib, kasihan kepada pasangan dan anaknya.

Menurut pelaku, kasus ini berawal dari perilaku korban yang suka bermain judi online. Bagaimana pandangan Anda?

Kita tidak bisa percaya begitu saja apa yang disampaikan pelaku, bahwa dia membakar suami karena gajinya berkurang lantaran judi online.

Apa dugaan Anda?

Baca juga : Rahmad Handoyo: Edukasi Kesehatan Mental Perlu Digiatkan

Kesehatan mental pelaku, sangat penting untuk diperiksa. Karena, apa yang dilakukan adalah bentuk perilaku sadis. Patut diduga, ini pun­cak gunung es dari kekerasan yang sudah dilakukan sebelumnya.

Bagaimana jika kekerasan ini karena sang suami berulang kali bermain judi online?

Bermain judi online dengan meng­abaikan nafkah keluarga, juga bagian dari kekerasan "ekonomi". Menelan­tarkan keluarga.

Namun, tidak dapat menjadi pem­benar kekerasan, apalagi sampai mengakibatkan kematian.

Apa masalah mendasar di balik kasus ini?

Baca juga : Kemenhub Tawarkan Tiga Proyek Kereta Ke Investor

Saya menduga, ada masalah kese­hatan mental yang saat ini banyak dialami masyarakat. Kementerian Kesehatan, tahun 2024, merilis bah­wa 1 dari 10 masyarakat Indonesia mengalami gangguan kesehatan jiwa.

Kementerian Kesehatan mengat­egorikan gangguan kesehatan jiwa menjadi beberapa jenis. Yakni, anxi­ety yang ditandai dengan perasaan resah, tidak tenang, depresi, dan pada tahap akhir menjadi skizofrenia.

Apa solusinya?

Program-program untuk menyehat­kan mental, perlu diperkuat. Pusat-pusat konseling dan rehabilitasi bagi pelaku KDRT harus disediakan. Selain, memberantas judi online.

Saran untuk Polri?

Baca juga : Hanura Tanpa Mahar!

Polri sebagai institusi terdepan dalam kehidupan masyarakat, juga harus bisa menjadi contoh, dengan mulai mengedukasi anggotanya tentang bahaya judi online. Serta, melakukan tes kesehatan mental ang­gotanya. Karena, kesehatan mental sangat mempengaruhi citra Polri di hadapan masyarakat. NNM

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Rabu, 12 Juni 2024 dengan judul "Kasus Pembakaran Suami, Kesehatan Mental Bermasalah, Muhammad Iqbal : Masalah Mental Sering Terjadi Di Masyarakat"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense