Sebelumnya
Bagaimana Anda melihat program penghapusan utang bagi UMKM?
Program penghapusan utang bagi satu juta UMKM di bank, adalah agenda spektakuler. Pemerintah harus bijak dalam melaksanakan program tersebut. Apalagi, jumlah utang yang mau dihapus itu nilainya sangat besar. Mencapai Rp 14 triliun.
Anggaran yang dibutuhkan untuk program itu sangat besar, di tengah situasi dan kondisi ekonomi lintas negara yang kurang menentu. Katanya, ada 67 ribu UMKM yang sudah didata. Semuanya akan dihapus utangnya. Utang mereka yang ada di bank BUMN. Program ini sangat baik. Namun, Pemerintah tetap perlu berhati-hati.
Kenapa memangnya?
Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Pertama, harus ada verifikasi faktual pada seluruh UMKM yang utangnya hendak dihapus. Harus memenuhi kriteria dan persyaratan yang ditetapkan Pemerintah. Misalnya, syarat utang maksimal Rp 500 juta yang sudah bisa dihapusbukukan dalam dua tahun terakhir. Sehingga, kebijakan ini tidak hanya membebaskan UMKM dari beban finansial, tapi juga mendorong kebangkitan jiwa kewirausahaan mereka.
Harus diperhatikan, ini merupakan kebijakan yang adil dan strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sektor kecil dan menengah. Kebijakan ini, sangat penting untuk menciptakan keseimbangan antara layanan kepada pengusaha besar dan pelaku UMKM. Pengusaha besar memiliki akses modal tinggi, sementara UMKM sering kali terkendala modal dan bantuan yang sangat terbatas.
Baca juga : Ilham Permana: Dampaknya Akan Positif
Setelah menghapus utang itu, apa yang harus dilakukan Pemerintah kepada pengusaha UMKM?
Kalau pun menghapus utang, harus tetap mendidik bagi pelaku UMKM. Jangan sampai, para pengusaha UMKM ini menyerah, lari pada program penghapusan utang. Tujuannya bukan hanya menghapus utang, tetapi bagaimana UMKM bisa bangkit dan menciptakan lapangan pekerjaan.
Apa lagi yang dapat dilakukan Pemerintah?
Kedua, Pemerintah harus menyediakan solusi alternatif bagi pengusaha UMKM untuk melanjutkan usahanya. Sebab, prinsip penghapusan utang bukanlah untuk berhenti berusaha. Tetapi sebaliknya, harus bangkit dan berkembang tumbuh secara sehat membangun ekonomi masyarakat. Harus ada jaminannya.
Pengusaha UMKM harus tumbuh usahanya. Bisa berusaha lagi. Kalau ternyata mereka tidak bisa tumbuh lagi, kenapa kita tidak memikirkan sesuatu yang lebih spektakuler untuk menangani UMKM. Karena memang secara nyata dan terbukti, UMKM ini adalah modal dasar kita mengembangkan ekonomi kerakyatan. Tanpa adanya UMKM ini, ekonomi kita akan ketinggalan.
Artinya dibutuhkan juga modal usaha bagi pelaku UMKM ya?
Baca juga : Pemerintah Sukses Gaet Investor Qatar
Iya, Pemerintah harus melakukan kajian mendalam terkait kemungkinan para pengusaha UMKM untuk mendapatkan modal lagi. Tantangannya tentu tidak mudah. Terutama, karena banyaknya jenis usaha yang dikembangkan di UMKM.
Teknisnya seperti apa untuk pemberian modal lagi?
Perlu kajian dari mana sumber modal untuk UMKM ini. Apakah tetap dari bank BUMN? Kalau iya, apakah semua mereka dapat bantuan modal lagi? Kalau pun dapat lagi, bagaimana dengan pengusaha UMKM yang baru? Mereka juga kan mestinya punya hak. Mereka juga layak untuk dapat bantuan. Dengan begitu, akses dan distribusi pada modal diputarkan secara adil dan merata.
Adakah saran untuk Pemerintah agar program ini bisa berjalan efektif?
Pemerintah harus berhati-hati betul mengimplementasikan program penghapusan utang ini. Ada banyak orang yang mengikuti dan mengamati. Harus diupayakan betul agar selalu tetap dalam koridor konstitusi dan ekonomi Pancasila.
Selain itu?
Baca juga : Komdigi Beredel Konten Negatif Obat Dan Makanan
Kita juga perlu perhatikan, bagaimana bagi pengusaha UMKM yang bagus. Di Indonesia ini sangat banyak pengusaha UMKM yang bagus, membuka lapangan pekerjaan. Apakah ada Rp 14 triliun untuk mereka?
Kalau kita mau membangun keadilan dalam perspektif ekonomi Pancasila, misalnya ada program penghapusan utang, seharusnya juga disiapkan Rp 14 triliun bagi usaha UMKM yang sedang berkembang. Jadi, bukan cuma untuk yang berutang.
Untuk apa itu?
Supaya mereka semakin berkembang. Kalau mereka bisa semakin berkembang, maka akan membuka lapangan pekerjaan bagi orang-orang di sekitarnya. Sehingga, rotasi keuangansemakin membaik. Daya beli masyarakat juga semakin baik, dan tentu ekonomi kita akan lebih baik. NNM
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Kamis, 9 Januari 2025 dengan judul "Program Hapus Utang UMKM, Jangan Sampai Disalahgunakan, Saleh Partaonan Daulay: Perlu Kehati-hatian"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.