Sebelumnya
Bagaimana Anda melihat rencana kebijakan mata pelajaran Bahasa Inggris wajib di tingkat sekolah dasar pada tahun 2027 mendatang?
Melalui rangsangan kemampuan berbahasa Inggris, proses tersebut justru akan meningkatkan kemampuan kognitif, mengoptimalkan kerja neuron otak, merangsang perkembangan memori, serta melatih kemampuan memecahkan masalah. Oleh karena itu, ketika murid belajar bahasa asing di luar bahasa ibunya, anak-anak di usia emas tersebut dapat menyerap kosakata baru secara alami tanpa terbebani oleh aturan-aturan yang baku. Pada masa emas ini, anak-anak juga sangat mudah meniru tingkah laku, bahasa, maupun ucapan.
Rencananya, mata pelajaran Bahasa Inggris akan mulai diberikan sejak kelas 3 SD. Anda setuju?
Baca juga : Lalu Hadrian Irfani: Pengajarnya Jangan Sampai Belum Memadai
Hal tersebut justru akan memperbesar potensi anak untuk menguasai bahasa asing dengan baik. Selain itu, kebijakan ini tentu akan meningkatkan kepercayaan diri anak-anak dalam bergaul dan berinteraksi dengan anak-anak dari bangsa lain di tengah arus globalisasi. Mereka akan berpikir lebih terbuka saat bergaul dengan murid-murid dari bangsa lain karena sikapnya yang sudah lebih open minded serta minimnya hambatan psikologis dalam pergaulan internasional.
Selain itu, apa keuntungan jika kebijakan ini diterapkan?
Mereka belum berpikir takut salah dalam pengucapan, tidak mudah malu, atau berkecil hati. Mereka berani berbicara tanpa terbebani apakah secara grammar atau struktur bahasanya keliru. Bagi anak usia SD, yang terpenting adalah berani berbicara dan mengungkapkan hal-hal baru. Kendati demikian, kami menekankan adanya syarat mutlak yang harus dipenuhi agar kewajiban Bahasa Inggris di tingkat SD ini bisa diimplementasikan secara maksimal dalam kurikulum sekolah.
Baca juga : 5 Ketum Parpol Hadiri Pidato Presiden Di DPR
Apa saja syaratnya?
Pertama, pemenuhan pelatihan guru yang betul-betul maksimal, berkualitas, berkelanjutan, serta berdampak langsung pada proses pembelajaran. Harus ada pendampingan berkala dari para guru ahli, pengawas, atau bahkan dari Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) dan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Dengan demikian, pembelajaran dapat dikemas melalui metode permainan atau games, sehingga anak tidak stres dan tidak sekadar menghafal kata-kata semata.
Selanjutnya?
Baca juga : Pramono & Andra Soni Sepakat Perkuat Sinergi
Kedua, sekolah-sekolah harus dilengkapi dengan berbagai macam media pembelajaran, fasilitas, dan lingkungan yang mendukung anak untuk menggunakan Bahasa Inggris secara baik, termasuk pengadaan laboratorium bahasa. Keberadaan ekosistem yang mendukung ini sangat penting agar anak-anak terbiasa menerapkan bahasanya.
Kita bisa melihat contoh nyata di pesantren-pesantren. Sejak jenjang SD, SMP, hingga SMA, mereka sudah mengenalkan bahasa asing. Di tingkat SMP dan SMA, para santri bahkan sudah menggunakan sistem bilingual atau tiga bahasa, yaitu Bahasa Inggris, Bahasa Arab, dan bahasa Indonesia, bahkan ada yang mengembangkan ke bahasa Mandarin. Untuk level SD, mereka juga sudah mulai mengenalkan Bahasa Inggris dan Bahasa Arab. NNM
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Kamis, 21 Mei 2026 dengan judul "Bahasa Inggris Jadi Mapel Wajib Untuk Siswa SD Mulai 2027, Satriwan Salim: Harus Dipersiapkan Dengan Baik Dan Matang"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.