BREAKING NEWS
 

Industri Telko Pede Kinerja Tahun Depan Makin Kinclong

Reporter & Editor :
ADITYA NUGROHO
Kamis, 2 Desember 2021 16:19 WIB
Jaringan telekomunikasi. (Foto: ist)

 Sebelumnya 
Seperti halnya pelaku industri telekomunikasi nasional, CEO Huawei Indonesia, Jacky Chen menyatakan, pandemi Covid-19 yang melanda sejak 2020 lalu tidak pernah mengurangi rencana bisnis perusahaannya di sejumlah negara. “Pandemi belum selesai, dan kita perlu mempersiapkan diri untuk itu. Pandemi mendorong kami untuk terus menciptakan inovasi teknologi bagi masyarakat,” ujarnya.

AI dan cloud yang dikembangkan memberikan solusi bagi dokter untuk mendiagnosa pasien Covid-19 lebih cepat. Begitu juga di sektor bisnis, dia membantu e-Commerce untuk melakukan transformasi dan melayani permintaan pelanggan yang terus meningkat.

Ia menambahkan, Huawei juga membantu para stakeholder dalam membangun konektivitas di seluruh Indonesia dengan menyediakan broadband di daerah terpencil dan terluar sampai menyediakan jaringan 5G.

Baca juga : Ini 6 Pemain Persib Yang Belum Pernah Turun Sepanjang Liga 1

Terkait kontribusi pemerintah dalam menyediakan internet sampai daerah terpencil, Direktur Utama Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI), Anang Achmad Latif, menuturkan badan baru yang dipimpinnya merupakan perpanjangan tangan Kementerian Kominfo dalam membantu industri telekomunikasi menciptakan transformasi digital di Indonesia.

Menurut Anang, pandemi menghadirkan tantangan yang tidak pernah dibayangkan sebelumnya. Hal tersebut bagi Kominfo menjadi momentum dalam menyelenggarakan jaringan yang dibutuhkan.

Ia menjelaskan, BAKTI mengemban tugas mendirikan menara telekomunikasi di 7.904 desa di wilayah 3T yang belum terlayani 4G. BAKTI dimandatkan menyediakan BTS 4G yang akan onair pada 2022 mendatang.

Baca juga : Ini Pemenang Kompetisi JDC dan Desain Maskot JAGA KPK

Saat ini sudah 4.200 BTS yang terbangun sampai akhir 2021. Sementara sisanya 3.704 akan dikebut di tahun berikutnya.

“Keseriusan pemerintah dalam menjembatani kesenjangan digital tercermin dari kebijakan ini. Program yang seharusnya selesai 2032, bakal diselesaikan tahun depan atau 10 tahun lebih cepat,” kata Anang.

Selain itu, BAKTI juga akan menyediakan fasilitas internet cepat di 150 ribu fasilitas publik memanfaatkan satelit multifungsi Satria yang akan meluncur di kuartal III 2023. Pihaknya juga sudah menjalankan program Bakti Kominfo dengan menyediakan internet gratis di 11.589 lokasi di Indonesia tahun ini. 

Baca juga : Pornpawee Sukses Tahan Laju Gregor

“Mayoritas di sektor pendidikan, pelayanan Kesehatan, dan kantor pemerintahan,” ujar Anang. [DIT]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense