BREAKING NEWS
 

Pupuk Kaltim Patok Perluas Lahan Program Makmur Hingga 5 Kali Lipat

Reporter & Editor :
SRI NURGANINGSIH
Selasa, 15 Maret 2022 14:20 WIB
Foto: Dok. Pupuk Kaltim

 Sebelumnya 
Di tahun 2022 ini, PKT akan terus fokus memperluas pengembangan program Makmur, terutama ke wilayah Indonesia Timur, mengingat besarnya potensi pertanian di wilayah tersebut.

Selain itu, PKT juga fokus pada penerapan triple bottom-line 3P (people, planet, dan profit) di setiap langkah yang akan dilakukan kedepannya, guna menjamin budidaya pertanian yang berkelanjutan.

Adsense

"Untegrasi teknologi pun menjadi salah satu fokus PKT, agar dalam proses menjalankan program semakin efektif dan efisien untuk mencapai target di tahun 2022 ini," ujarnya.

Baca juga : Karier.mu Prakerja Siapkan 2 Program Ampuh Dan Sakti Tingkatkan Skill

Project Manager Program Makmur PKT, Adrian RD Putera menjelaskan, rogram Makmur terus dikembangkan berdasarkan karakteristik geografis dan komoditas unggulan di setiap daerah pengembangan.

Salah satunya adalah, dengan menggali potensi komoditas unggulan alternatif yang mampu memberikan nilai ekonomi lebih bagi para petani, seperti kelapa sawit.

"Selain itu, kolaborasi dengan kelompok tani di tiap wilayah pengembangan PKT, dapat mempercepat proses keikutsertaan petani ke dalam program Makmur," kata Adrian.

Baca juga : Pemilu 2024, Hary Tanoe Targetkan Suara Partai Perindo Di Maluku Naik 3 Kali Lipat

Lebih lanjut, pihaknya melihat, wilayah Indonesia timur memberikan tantangan tersendiri dalam penerapan program Makmur. Di antaranya karena medan lahan pertanian, ketersediaan fasilitas, hingga sumber daya manusia.

Guna menciptakan manfaat yang lebih luas kepada sebanyak-banyaknya petani, PKT menargetkan 25 ribu orang petani menjadi anggota dari program Makmur di tahun 2022.

Jumlah tersebut sesuai dengan RKAP (Rencana Kerja dan Anggaran). Ditambah target cakupan lahan mencapai 60 ribu hektar yang tersebar di wilayah pengembangan program Makmur yang dimandatkan kepada PKT. Yakni Sulawesi (Barat, Selatan, Tengah dan Utara), Jawa (Tengah dan Timur), Kalimantan (Barat, Timur dan Utara), NTB, NTT, dan Papua Barat. “

Baca juga : Kualitas Pelayanan Publik Meningkat, Yasonna Kembali Raih Penghargaan

Adanya program Makmur ini diharapkan dapat meringankan beban petani di wilayah tersebut, dan meningkatkan pendapat mereka. Sehingga ekonomi keluarga pun meningkat,” ujar Adrian.

Kehadiran ekosistem pertanian end-to-end bantu petani lebih produktif. Berdasarkan studi yang dilakukan PKT, petani Indonesia dihadapkan pada sejumlah tantangan. Di antaranya adalah minimnya akses permodalan, kurangnya fasilitas sarana produksi, pemahaman terhadap kebutuhan pasar dan praktik budidaya yang intensif, dan jaminan pasar atau offtaker bagi beberapa komoditas utama.

"Untuk itu, program Makmur dirancang untuk menjawab kebutuhan para petani melalui berbagai inisiatif strategis," pungkasnya. [DWI]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense