Dewan Pers

Dark/Light Mode

Gus Halim: Dengan Program RPL Desa, Pegiat Desa Bisa Raih Doktor

Rabu, 16 Februari 2022 19:05 WIB
Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar saat menggelar rapat bersama terkait pembahasan kebijakan umum program rekognisi pembelajaran lampau desa (RPL Desa), di ruang rapat UNESA, Rabu (16/2). (Foto: Humas Kemendes PDTT)
Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar saat menggelar rapat bersama terkait pembahasan kebijakan umum program rekognisi pembelajaran lampau desa (RPL Desa), di ruang rapat UNESA, Rabu (16/2). (Foto: Humas Kemendes PDTT)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar terus berupaya meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) Desa dengan menggagas Program Rekognisi Pengetahuan Lampau Desa (RPL Desa) untuk semua pegiat desa.

Peningkatan kualitas SDM desa akan menghasilkan inovasi-inovasi desa dalam pembangunan dan ekonominya sesuai potensi yang dimiliki.

"Melalui RPL yang diawali oleh UNESA dan UNY untuk para pegiat desa di Kabupaten Bojonegoro merupakan momentum yang sangat luar biasa, yang sudah sangat ditunggu-tunggu oleh seluruh jajaran pegiat desa di seluruh Indonesia. Kita lakukan hari ini untuk upaya percepatan peningkatan SDM," ujar Abdul Halim Iskandar.

Berita Terkait : Maksain Duet Ganjar-Puan, PDIP Bisa Kalah Di 2024

Hal itu disampaikannya saat menggelar rapat bersama terkait pembahasan kebijakan umum program rekognisi pembelajaran lampau desa (RPL Desa) di ruang rapat UNESA, seperti keterangan yang diterima RM.id, Rabu (16/2).

Dituturkan Gus Halim, sapaan akrabnya, peningkatan SDM di desa merupakan salah satu tugas dari Kemendes PDTT. Oleh karena itu, ia terus berupaya agar pemerintahan desa, pelaku pembangunan ekonomi desa, dan pemberdayaan masyarakat desa terus mengalami peningkatan.

Dengan adanya RPL ini, diharapkan SDM di desa semakin bagus. RPL sendiri merupakan salah satu investasi yang dibangun oleh Kabupaten Bojonegoro, oleh UNESA dan UNY.

Berita Terkait : Wika Salim, Putus Dengan Perwira Polisi

"Nah salah satu hal yang harus dikembangkan adalah SDM-nya. Jadi, tugas kita semua untuk terus menerus berupaya agar kualitas SDM di desa itu semakin hari semakin meningkat, ini mutlak, ini sebuah keniscayaan. Tugas kita semua, kampus, pemerintah, warga masyarakat, pengusaha siapa pun," ungkap Doktor Honoris Causa dari UNY ini.

Rapat tersebut dihadiri Bupati Bojonegoro, Anna Mu'awanah, Rektor Universitas Negeri Surabaya, Prof. Nurhasan, dan Rektor Universitas Negeri Yogyakarta Prof Sumaryanto.

Selain menyepakati kebijakan umum program rekognisi pembelajaran lampau desa (RPL Desa), semua pihak juga bersepakat bahwa program RPL desa akan dimulai pada Maret 2022.

Berita Terkait : Gus Halim: Perekonomian Kawasan Desa Pesisir Harus Diperkuat Sinergisitas Yang Jelas

"Karena ini pendidikan, kita mulai hari Rabu. Jadi, kita launching tanggal 23 Maret di UNY, 24 Maret di UNESA," beber mantan Ketua DPRD Jawa Timur itu.
 Selanjutnya